Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya
Anak Terkena Flu (Foto: Shutterstock)
Dream - Batuk, pilek, kadang hingga disertai demam jadi gejala penyakit flu yang disebabkan virus. Flu ini tentunya sangat mudah menular. Seringkali saat satu anak terkena di rumah, akan menulari seluruh anggota keluarga.
Kondisi ini sering disebut virus 'tek tok'. Virus sangat mudah berpindah dan menular melalui sentuhan kulit dan udara. Memang sangat sulit menghindari paparan virus, apalagi jika kakak
adik masih tidur dalam satu kamar.
" Saat satu anak memiliki virus flu dan pulang ke rumah, dalam 1 jam 90 persen virus akan berada di banyak sudut rumah," ujar Charles Gerba, Ph.D., seorang ahli mikrobiologi di University of Arizona, seperti dikutip dari Parents.
Gerba menyarankan para orangtua melakukan beberapa trik penting agar virus tak mudah menular saat ada anggota keluarga yang terkena flu di rumah. Mungkin terdengar sepele, tapi
cukup efektif mencegah penyebaran virus dan penularan. Apa saja?
Cuci tangan secara efektif
Pastikan untuk lebih sering mencuci tangan menggunakan sabun, minimum 20 detik. Perhatikan prosesnya, agar sabun masuk masuk di sela-sela jari, di bawah kuku dan seluruh
pergelangan. Selalu lakukan sebelum dan setelah makan. Lalu setelah dari toilet, termasuk setelah mengurus anggota keluarga yang sedang sakit. Bisa juga menggunakan hand sanitizer agar lebih praktis.
Maksimalkan ventilasi
Saat hari sedang cerah, buka pintu dan jendela dan biarkan udara mengalir dan berganti. Cara ini agar virus yang berada di udara bisa keluar dari ruangan lebih cepat.
Bisa juga menggunakan alat pembersih udara yang banyak dijual. Namun pastikan bagian filternya selalu dicuci secara teratur. Udara yang bersih akan mempercepat penyembuhan dan menurunkan risiko penularan.
Hindari berbagi alat minum dan makan
Virus sangat mudah menular melalui sentuhan kulit dan air liur. Untuk itu pastikan tidak menggunakan alat makan dan minum yang sama.
Asupan vitamin
Tak ada salahnya menambah asupan vitamin untuk seluruh anggota keluarga. Konsumsi buah dan sayur lebih banyak. Multivitamin peningkat sistem imun juga bisa diberikan, demi menjaga
daya tahan tubuh semua anggota keluarga.
Advertisement
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan


Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym


5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?