Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Benarkah Air Bekas Rebusan Mie Instan Tidak Sehat Dan Harus Diganti Yang Baru Sebelum Dikonsumsi? (Foto: Freepik.com)
Dream - Mie instan merupakan salah satu makanan yang mudah dimasak dan menjadi favorit sebagian orang di seluruh dunia.
Ada beberapa macam mie instan, mulai dari yang memakai kuah hingga yang diolah sehingga mirip dengan mie goreng.
Namun di balik kelezatan mie instan, sebagian masih takut dengan air bekas rebusan mie instan yang dianggap berbahaya bagi kesehatan.
Air bekas rebusan mie instan dipercaya memiliki kandungan lilin yang dapat meracuni tubuh. Namun sejauh mana kebenarannya?
Seorang pakar zat makanan asal Indonesia, Dr Marudut, membantah kalau air bekas rebusan mie instan berbahaya karena mengandung lilin.
Dia justru mengatakan bahwa air rebusan mie instan itu mengandung zat seperti seng dan asam folat.

Dr Marudut menyarankan agar saat menghidangkan mie instan ditambahkan sayuran atau irisan ayam agar masakan lebih sehat dan bergizi.
Sedangkan untuk warna air rebusan mie instan yang berubah, tidak bisa dipungkiri terlihat keruh dan sedikit kuning saat mie direbus.
Produksi warna tersebut berasal dari kebanyakan mie instan yang memiliki warna kuning dan putih.
Meski ada perubahan warna pada air rebusan, hal ini tidak berbahaya. Kita bisa memakannya seperti biasa tanpa harus mengganti air rebusan dengan yang baru.
Sedangkan menurut ahli gizi Tan Shot Yen tidak ada cara khusus untuk memasak mie instan dan tidak perlu mengganti air rebusan dengan yang baru.

Menurutnya, jika air rebusan dianggap berbahaya, maka mie instannya justru lebih berbahaya bagi tubuh.
Ia menambahkan, mie instan merupakan produk olahan yang sangat berbahaya bagi tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan tanpa terkendali.

Meski menjadi favorit banyak orang, tidak dianjurkan mengonsumsi mie instan sebagai makanan rutin untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.
Sumber: mStar
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya