Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Bau Nyale (Foto: Wisatadilombok.com)
Dream - Tertarik dengan atraksi budaya? Ingin menikmatinya sambil ditemani keindahan pantai di Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB)? Ini ada pesan dari Menpar Arief Yahya, bagi mereka yang belum pernah melihat atraksi budaya Festival Pesona Bau Nyale.
Nah, luangkan waktu bulan Februari 2018 mendatang. Ada Festival Pesona Bau Nyale di kawasan KEK Mandalika. Festival ini akan digelar pada 20 Februari mendatang. Lokasinya ada di tiga pantai. Yakni Pantai Kuta, Pantai Seger dan Pantai Belanak.
Inilah salah satu atraksi wisata berbasis budaya unggulan di Nusa Tenggara Barat. Termasuk juga yang terbaik di Tanah Air. Maka jangan heran jika setiap tahunnya festival ini selalu dinanti masyarakat dan wisatawan.
" Festival Bau Nyale adalah event tahunan masyarakat Sasak di Kabupaten Lombok Tengah," ujar Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Moh Faozal.
Sebagai acara tahunan masyarakat Sasak, Festival Bau Nyale punya nilai budaya yang tinggi. Atraksinya pun unik. Yakni dimana masyarakat dan wisatawan berburu sejenis cacing laut yang oleh masyarakat setempat disebut " Nyale" . Cacing tersebut hanya keluar satu tahun sekali dan muncul di sepanjang pesisir selatan Pulau Lombok.
" Dan Bau sendiri artinya berburu. Jadi masyarakat dan wisatawan di sini berburu Nyale yang unik tersebut," ujar Faozal, dikutip dari keterangan pers tertulis, Minggu, 14 Januari 2018.
Ia menjelaskan, Nyale akan muncul sekitar hari ke 19-20 bulan kesepuluh dan kesebelas awal tahun Penanggalan Sasak. Penentuan tanggal Bau Nyale tersebut juga setelah melalui kesepakatan para tokoh adat.
Lebih jauh Faozan menjelaskan, " Bau Nyale" juga memiliki story telling yang kuat. Yakni pesta rakyat itu digelar untuk mengenang legenda Putri Mandalika, putri raja Lombok yang konon berparas cantik jelita. Kecantikannya tersohor hingga negeri seberang, sehingga banyak yang ingin melamarnya.
Seperti pangeran-pangeran dari berbagai Kerajaan. Seperti Kerajaan Johor, Kerajaan Lipur, Kerajaan Pane, Kerajaan Kuripan, Kerajaan Daha, dan Kerajaan Beru.
Putri Mandalika pun risau. Jika ia memilih satu di antara mereka, dikhawatirkan akan terjadi perpecahan dan pertempuran. Bahkan ada beberapa kerajaan yang memasang senggeger agar Putri Mandalika jatuh hati padanya.
Akhirnya Putri Mandalika membuat keputusan. Diundanglah seluruh pangeran serta rakyat mereka untuk bertemu di Pantai Kuta Lombok. Pada tanggal 20 Pantai Kuta Lombok pada tanggal 20 bulan ke 10 menurut perhitungan bulan Sasak tepatnya sebelum Subuh.
Undangan tersebut disambut oleh seluruh pangeran beserta rakyatnya sehingga tepat pada tanggal tersebut mereka berduyun-duyun menuju lokasi undangan.
Sesuai janjinya, Putri Mandalika datang dengan diusung oleh prajurit-prajurit yang menjaganya. Dia kemudian berhenti dan berdiri di sebuah batu di pinggir pantai.
Setelah mengatakan niatnya untuk menerima seluruh pangeran dan rakyat akhirnya Sang Putri pun meloncat ke dalam laut. Seluruh rakyat yang mencarinya tidak menemukannya. Setelah beberapa saat akhirnya datanglah sekumpulan cacing berwarna-warni yang menurut masyarakat dipercaya sebagai jelmaan Putri Mandalika
" Dalam kegalauan itu, putri memutuskan untuk mengorbankan jiwa dan raganya demi rakyatnya. Putri Mandalika memilih menceburkan dirinya ke laut dan ditelan gelombang dahsyat. Pengorbanan itu dilakukan pada tanggal 20 bulan 10 penanggalan Sasak," ungkap Faozal.
Di setiap tanggal itu pula cacing Nyale keluar dari pantai tersebut. Hingga kini, tiap tanggal itu, Nyale datang dan ditangkap warga. Menjadi rebutan di bibir pantai. Cacing itu oleh warga sebagian ditaburkan ke sawah dan sisanya diolah menjadi lauk pauk. Seperti pepes, sambal nyale hingga masakan bersantan.
" Kadang-kadang, warga percaya cacing nyale juga bisa dijadikan sebagai obat beberapa jenis penyakit," tambahnya.
Dengan nilai budayanya yang kuat itu, Pemprov NTB kemudian mengemasnya menjadi satu atraksi. Sehingga membuat lebih banyak orang lagi tertarik datang ke Nusa Tenggara Barat.
Karena itu Festival Bau Nyale juga akan diisi dengan berbagai acara lainya. Seperti Presean, Bersih Pantai, Parade Budaya, Surfing, Voli Pantai, dan Lomba Swafoto menggunakan kamera handphone.
Selain itu juga bakal ada Kampung Kuliner, Pemilihan Putri Mandalika, Pagelaran Budaya, dan Hiburan lainnya.
" Kami ingin menjadikan event Bau Nyale bukan sekadar seremoni. Tetapi ini sebagai bentuk keseriusan provinsi dan kabupaten Lombok Tengah dalam melaksanakan kalender pariwisata untuk mendatangkan wisman. Terlebih Pantai Kuta dan lainnya sangat dikenal dengan keindahannya," ujar Faozal.
Nah, Sahabat Dream Travel, jangan kalah dengan wisatawan asing. Segera deh rencanakan perjalananmu ke NTB Februari nanti untuk menyaksikan Festival Bau Nyale.
(Sumber: Kementerian Pariwisata)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan