Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Food Storage (Foto: Shutterstock)
Dream - Stok camilan dan makanan selama karantina di rumah mungkin lebih banyak dari sebelumnya. Hal ini karena sebisa mungkin kita meminimalisir belanja ke luar rumah. Bagi Sahabat Dream yang memiliki banyak stok makanan, pastikan menyimpannya dengan rapi.
Jangan sampai stok makanan berantakan, terbuka dan rasanya rusak. Menyimpan stok makanan dengan bersih dan rapi akan membuatnya jadi lebih awet. Ada beberapa trik mudah yang bisa diterapkan. Yuk simak.
Area khusus
Sediakan rak/ laci atau sudut khusus untuk menaruh berbagai makanan. Taruh penjepit kertas, kotak penyimpanan plastik atau plastik pembungkus. Selalu taruh makanan kering dalam kemasan/ camilan di sudut tersebut. Mempertahankan segala sesuatu di satu area akan membuat lebih rapi dan efisien.
© Dream
Singkirkan kemasan besar
Kotak kemasan asli biasanya berupa kardus besar dan makan tempat. Jika memungkinkan selalu buang kotak tersebut dan masukkan makanan dalam wadah yang memiliki tutup rapat. Hal ini akan membuat penyimpanan jadi lebih rapi.
Sediakan tisu
Seringkali saat mengambil makanan kering ada yang tercecer dan berantakan. Untuk itu, tak jauh dari area penyimpanan, sediakan tisur agar lebih mudah dibersihkan dan bisa dirapikan segar. Ingat, makanan yang tumpah akan dengan mudah memicu munculnya semut dan kecoa.
© Dream
Dream - Keinginan membeli lemari, drawer atau membuat rak baru biasanya langsung muncul saat melihat barang-barang tak tertata rapi di rumah. Lemari tersebut nantinya akan dijadikan tempat penyimpanan barang agar tertutup dan lebih rapi.
Sebelum melakukannya ada hal yang penting untuk dilakukan, yaitu melakukan sortir. Hindari membeli lemari atau penyimpanan baru jika belum melakukan sortir.
" Setelah melakukan sortir barang, terutama menyingkirkan barang yang tak lagi digunakan biasanya akan ada ruang penyimpanan yang lebih besar. Hal itu bisa dimanfaatkan dengan baik," kata Gemma Lily, seorang pakar pengaturan rumah seperti dikutip dari Ideal Home.
© Dream
Membeli lemari baru hanya untuk barang-barang yang berserakan, sangat tidak efektif jika belum melakukan sortir. Malah justru akan membuang biaya yang sebenarnya tak perlu.
" Kita hanya membeli lemari untuk barang yang tak lagi digunakan, untuk apa?," kata Lily.
Untuk itu, bongkar dulu isi lemari penyimpanan. Singkirkan barang mana yang tak lagi digunakan. Jika memang area di lemari cukup, taruh barang-barang tersebut, jika kurang sesuaikan dengan kebutuhan penyimpanan.
" Terlalu banyak lemari atau penyimpanan akan membuat rumah malah terasa sempit, jadi pertimbangkanlah secara efektif," pesan Lily.
© Dream
Dream - Memiliki rumah mungil kita tentunya harus berpikir kreatif. Yaitu membuat seluruh barang bisa tersimpan dengan baik, meskipun tempat yang tersedia sangat terbatas.
Demi menaruh barang agar tidak berkesan berantakan dan sumpek, Sahabat Dream bisa menerapkan trik-trik tertentu. Cara ini sangat adaptif untuk ruangan yang tak terlalu lebar.
Kuncinya adalah penempatan yang pas dan barang-barang fungsional. Simak ide-ide penyimpanan efektif untuk area mungil berikut.
Selalu terapkan konsep vertikal
Penyimpanan horisontal memang lebih mudah diakses, tapi akan sangat memakan tempat. Untuk itu selalu cari model penyimpanan vertikal. Bisa berupa gantungan memanjang, rak dinding, atau model penyimpanan kain yang bisa digulung. Manfaatkan juga area langit-langit atau atas lemari.
© Dream
Area kamar mandi juga bisa dimanfaatkan untuk penyimpanan produk-produk sehari-hari. Seperti sabun, sampo, alat bersih dan barang lain yang aman jika disimpan di kamar mandi. Caranya, buat rak dengan material yang cukup kuat di dinding-dindingnya.
Simpan saja barang kebutuhan di rak tersebut. Area lain di luar kamar mandi pun bisa dimanfaatkan untuk menyimpan barang lain.
© Dream
Pintu dan laci yang tertutup bukan satu-satunya cara untuk menyimpan barang secara efektif. Ruang yang lebih kecil mungkin perlu menggunakan tempat yang terlihat jelas.
Pertimbangkan untuk mengelompokkan barang-barang dengan ukuran yang sama dan simpan di rak terbuka. Bisa berupa rak kayu yang ditempel di dinding. Penyimpanan simpel yang ditempel di samping lemari atau wadah-wadah transparan. Hal ini akan mempermudah saat pencarian.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya