Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Bubur Gandum (Foto: Shutterstock)
Dream - Bubur nasi selama ini jadi andalan untuk membuat menu makanan pendamping ASI (MPASI). Biasanya, bubur nasi dipadukan dengan lauk pauk kaya protein serta sayuran, kemudian digiling halus.
Sebagai sumber karbohidrat alternatif, Sahabat Dream juga bisa memberikan menu bubur gandum untuk si kecil. Bubur ini bukan hanya mengandung karbohidrat, tapi juga serta, protein dan vitamin sangat sangat dibutuhkan bayi.
Bunda bisa mulai memberikan bubur gandum pada bayi saat usianya 6 bulan. Manfaat kandungan dari bubur gandum ini adalah level seratnya yang sangat tinggi. Sangat efektif untuk mengatasi sulit buang air besar, meningkatkan kekebalan tubuh bayi, membantu mengurangi peradangan, serta meningkatkan sensitivitas insulin bayi.
Sebelum memberikan bubur gandum, kenali dulu jenis-jenisnya. Ada jenis gandum yang paling baik untuk menu MPASI.
1. Rolled oats

Serpihan gandum ini terbuat dari gandum tanpa kulit kemudian digulung dan dikemas sebelum kondisinya terlalu kering. Biasanya bisa didapatkan di supermarket atau toko yang khusus menjual makanan organik
2. Tepung gandum

Merupakan olahan gandum yang digiling hingga membentuk tekstur berupa tepung. Tetapi tidak terlalu halus dan cenderung kasar untuk mempertahankan seratnya.
3. Gandum instan

Oat instan ini melalui proses direbus, digulung, lalu dikeringkan sebelum dikemas.Ini merupakan gandung semi-matang dan bisa diolah dengan hanya dicampur air panas. Cukup praktis.
4. Gandum potongan

Butiran gandum utuh yang di potong kecil-kecil. Gandum ini memiliki kandungan gizi yang sama dari gandum utuh tetapi bisa dimasak lebih cepat karena bentuknya sudah tak terlalu besar.
Jenis gandum yang paling pas untuk bayi adalah gandum potongan. Hal ini karena biji gandum belum melalui proses rumit yang menghilangkan kandungan gizinya. Kondisinya pun masih sangat alami.
Laporan Ferra Ferdiana
Sumber: Momjunction
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?