7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Han Hannah Jae Sung Han, Cewek Cantik Blasteran Korea. (Foto: Video TikTok)
Dream - Melihat raut wajahnya yang berkulit cerah dan bermata sedikit sipit, pasti banyak yang menyangka gadis ini mempunyai darah keturunan Cina.
Tidak sedikit pula yang menyangka gadis yang berasal dari Malaysia ini merupakan seorang mualaf.
Itulah tanggapan yang sering diterima tatkala pertama kali bertatap muka dengan orang yang tidak dikenalinya.
Namun gadis bernama Han Hannah Jae Sung Han ini sebenarnya memiliki darah campuran Korea Selatan dari ayahnya.
Gadis berusia 21 tahun ini yang lebih senang disapa Hannah ini mengakui kalau ayahnya orang Korea tulen.
Ayahnya hijrah ke Malaysia setelah berkenalan dan menikahi ibunya yang asli Melayu pada tahun 1994 silam.

" Ayah saya berasal dari Incheon. Ayah dan ibu bertemu karena ayah mempunyai urusan bisnis di Malaysia dan dia juga perlu belajar bahasa Melayu," jelas Hannah.
Kebetulan ibunda Hannah merupakan seorang guru bahasa Melayu sehingga ayahnya merasa menemukan orang yang tepat.
Pada awalnya ibu Hannah menolak menjadi guru bahasa Melayu bagi ayahnya. Tapi ayahnya tidak berputus asa sampai ibunya tidak merasa nyaman.

" Seringkali ayah mencoba mendekati ibu. Bahkan pegawainya ikut-ikutan merayu ibu hingga akhirnya ibu menerima penawaran itu.
" Selama dua minggu ayah belajar bahasa Melayu ke ibu. Ayah akhirnya bisa paham dan bicara bahasa Melayu... sampai tidur pun dengan kamus," kata Hannah.
Selesai urusan bisnis di Malaysia, ayah Hannah pulang ke Korea. Namun kemudian memberitahu dalam waktu dekat akan datang lagi ke Malaysia.

Waktu itu, ibu Hannah tidak berharap apa pun. Dua bulan kemudian, ayahnya datang lagi ke Malaysia.
" Saat itulah ayah beritahu niatnya untuk menjalin hubungan ke tahap yang lebih serius," kata Hannah.

Setelah kedua belah keluarga memberikan lampu hijau, ayah Hannah memeluk Islam sebelum menikahi ibunya dan memutuskan menetap di Malaysia.
Hannah sendiri merupakan anak kelima dari tujuh bersaudara. Wajah saudara-saudaranya memang mirip orang Korea, kecuali adik bungsunya yang sedikit kemelayuan.
Bicara mengenai bahasa sehari-hari di rumah, Hannah mengaku ayahnya lebih banyak menggunakan bahasa Korea bercampur sedikit bahasa Melayu.
" Saya sendiri tidak terlalu fasih tapi bisalah sedikit-sedikit mengerti. Justru kakak-kakak saya yang bisa membaca dan bicara bahasa Korea," katanya.
Kalau masalah makanan, ibunya sering membuat masakan Korea karena ayahnya tidak bisa terlalu banyak makan masakan Melayu.

" Ya kadang-kadang campur lauk Melayu dan Korea. Kalau masakan Korea, memang wajib ada sup. Ibu memang pandai masak masakan Korea karena diajari ayah.
" Kimchi, Bibimbap, Gimbap. Orang lain pergi ke restoran Korea, kalau kami cukup makan di rumah saja," kata Hannah setengah bercanda.
Ada beberapa pengalaman lucu gara-gara Hannah punya nama yang ada bau-bau Koreanya. Semuanya selalu dikaitkan dengan K-Pop.
" Seperti ketika mendapat tugas kelompok, teman-teman heran lihat nama saya. Mereka pikir saya tulis nama sembarangan karena dikira suka K-Pop.
" Ada juga yang mengira saya orang Cina. Dia malah bicara pakai bahasa Mandarin. Setelah dibilang saya turunan Korea, dia malu dan minta maaf," ujar Hannah.
Saat ini mahasiswi sebuah institut di Shah Alam, Selangor, tersebut mencoba untuk lebih serius belajar bahasa asli ayahnya, bahasa Korea.
Sumber: mStar
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?