Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Anak Bermain (Foto: Shutterstock)
Dream - Hari libur atau akhir pekan memang paling seru menghabiskan waktu bersama buah hati. Jika tak sempat untuk berlibur ke luar kota, mengajak anak-anak ke area bermain atau playground jadi alternatif yang praktis.
Apalagi kini banyak bermunculan area bermain seru penuh aktivitas dan bernuansa edukatif. Dalam memilih area bermain untuk si kecil, Sahabat Dream perlu lebih selektif. Jangan sampai suasana bermain yang harusnya menyenangkan, malah membuat si kecil tak nyaman.
Apa saja yang harus diperhatikan dalam memilih area bermain untuk anak? Natasha R. Guna, salah satu pemilik Buumi Playscape, memberikan tipsnya.
" Lokasi jadi pertimbangan utama buat saya. Area bermain sebaiknya tidak banyak orang lalu lalang, sehingga mereka yang berada di area benar-benar yang berkepentingan. Ini tentunya berkaitan dengan safety anak-anak, meski pendampingan juga harus dilakukan," ujar Natasha.
Aspek lain yang juga tak kalah penting adalah kesesuaian jenis permainan dengan usia anak. Beberapa area bermain ada yang mengklasifikasikan permainan sesuai usia anak namun ada juga yang tidak.
" Misalnya lihat seluncuran di area bermain apakah cukup tinggi atau tidak, apakah bisa dinaiki anak yang usianya di bawah lima tahun. Jika terlalu tinggi tentu bisa bahaya atau membuat si anak malah takut dan tak mau bermain," kata Natasha.
Fasilitas serta perlengkapan di dalamnya juga harus jadi pertimbangan. Hal detail yang mungkin sering tak terpikirkan seperti lantai yang licin, lampu yang terlalu terang, serta pengawasan.
" Cat di arena bermain anak sebaiknya antibakteri, biasanya anak-anak suka memegang dan menjilat apapun, tanyakan keamanan material yang digunakan. Juga lantai tak boleh licin karena anak suka sekali berlarian. Pengawasan dari petugas pun harus maksimal termasuk adanya cctv," ujar Natasha.
Jadi, mulai sekarang perhatikan detail dan keamanan dari tiap arena bermain anak yang Anda datangi bersama si kecil. Hal ini demi kenyamanan dan keamanan saat bermain.
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?



5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol