6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Rumah Bersih Dan Nyaman (Foto: Shutterstock)
Dream - Rumah bukan sekadar tempat untuk tinggal. Di dalamnya, setiap anggota keluarga tumbuh dan menjadi dewasa serta menua. Bagi pasangan suami istri, jangan lupa menanamkan cinta di dalamnya.
Hidup dalam satu rumah setelah menikah, tentu pasangan menginginkan suasana rumah yang bisa membuat betah, nyaman dan yang paling penting, mampu meningkatkan rasa cinta keintiman terhadap pasangan.
Bukan rumah mewah atau besar yang jadi jawabannya, ternyata cukup punya satu kriteria, yaitu bersih.
Menurut sebuah survei yang dilakukan para peneliti dari Decluttr dan melibatkan 1.000 orang ini, kondisi kebersihan rumah ternyata memiliki efek kuat terhadap kehidupan seksual bersama pasangan.
Sebanyak 44 persen responden mengaku, mereka lebih menyukai rumah yang bersih daripada melakukan hubungan seksual, karena mereka melihat kondisi rumah bersih sebagai hal sangat penting untuk bisa menciptakan suasana cinta nyaman dan betah ketimbang hubungan intim itu sendiri.
Sebanyak 40 persen responden menyatakan, mereka lebih baik cerai ketimbang hidup dengan pasangan yang jorok dan berantakan. Lebih dari separuh responden bahkan mengatakan mereka lebih memilih hidup dengan orangtua mereka dibandingkan hidup di rumah berantakan dengan pasangan yang tak menghargai kebersihan.
Jadi, masih mengabaikan peran rumah bersih dalam kehidupan pernikahan bahagia?
Laporan Febi Anindya Kirana/ Sumber: Fimela
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
