Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Ibu Menyusui
Dream - Puting yang nyeri hingga luka jadi keluhan yang sering dilontarkan para ibu di awal-awal menyusui. Hal ini bisa terjadi karena di awal menyusui, kulit masih sangat sensitif dan ibu serta bayi belum bisa mendapat 'posisi' yang tepat dan nyaman saat menyusui.
Ada luka yang hilang dengan sendirinya dalam hitungan hari. Tapi ada juga yang hingga terbuka, berdarah dan rasa nyerinya tak kunjung hilang. Luka ini tentu menghambat proses menyusui.
Efeknya adalah ibu stres dan membuat ASI sulit keluar. Sebagai langkah pencegahan, lakukanlah hal-hal berikut agar putih bebas dari luka dan nyeri saat menyusui.
- Pastikan bayi menyusui dengan posisi yang. Artinya, bayi bukan hanya mengisap puting, tapi areola masuk ke dalam mulutnya. Cari posisi yang paling nyaman untuk Anda dan bayi. Gunakan bantal menyusui yang bisa meninggikan pangkuan sehingga bayi berada di posisi yang setara dengan payudara. Hindari posisi mencondongkan tubuh karena bisa membuat pegal leher, punggung, dan tangan.
- Menyusui setidaknya setiap 2 atau 3 jam sekali untuk mencegah bayi Anda menghisap terlalu kuat karena saat bayi kelaparan ia akan sangat agresif. Kombinasi ini bisa mengakibatkan
terlukanya puting.
- Hati-hati ketika melepaskan mulut bayi dari payudara setelah menyusui. Jika dilakukan secara cepat dan kasar bisa membuat payudara ataupun puting terluka apalagi jika dilakukan terus menerus. Cara melepaskannya adalah letakkan jari pada mulut bayi sehingga Anda bisa menghentikan isapannya. Kemudian Anda bisa meletakkan jaridi sekeliling puting saat
melepaskan payudara dari mulut bayi.
- Pilih dengan cermat pompa ASI karena setiap alat pompa memiliki ukuran yang berbeda. Selain itu pengaturan penghisapan yang terlalu tinggi juga bisa menyebabkan terlukannya
puting dan payudara Anda. Untuk pencegahannya, gunakan alat pompa yang pas dengan Anda dan mulailah dari tingkatan yang paling rendah saat menjalankannya.
Laporan Gemma Fitri Purbaya
Sumber: Very Well
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari