Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Pangeran Harry Dan Meghan Markle (Foto: Instagram Sussex Royal)
Dream - Kehadiran Meghan Markle di kerajaan Inggris selalu saja menarik perhatian publik. Bukan hanya warga Inggris, tapi juga masyarakat internasional. Terutama setelah kabar kehamilannya dan perkiraan persalinannya yang bakal terjadi antara akhir April atau awal Mei 2019.
Terjawab sudah rasa penasaran banyak orang. Istri Pangeran Harry pada 6 Mei 2019 kemarin, melahirkan bayi lelaki yang sehat dengan berat 3,2 kilogram.
Tak seperti sang ipar, Kate Middleton, yang proses persalinan serta saat masuk ke rumah sakit diumumkan ke publik, persalinan Meghan jauh lebih privat.
Tak ada pengumuman sama sekali. Bahkan sampai sekarang tak diketahui lokasi persalinan Meghan. Dikutip dari KidSpot, Meghan sempat berencana melahirkan di kediaman mereka di Frogmore Cottage.
Tetapi menurut pengamatan media setempat terlihat iring-iringan mobil dari kediaman Pangeran Harry dengan didampingi polisi ke rumah sakit Portland Hospital, London. Kabarnya, persalinan Meghan terlalu berisiko dilakukan di rumah.
© Dream
Pasalnya janin tak kunjung keluar dan sudah melebihi tanggal perkiraan lahir. Saat persalinan terjadi, hanya orang-orang tertentu saja yang diberi kabar. Bahkan anggota kerajaan senior tak diberitahu.
Dari jarak persalinan, hingga Istana Buckingham, serta pihak Sussex Royal memberi pengumuman dibutuhkan waktu sekitar 8 jam. Dari isu yang beredar, setelah melahrikan di rumah sakit, Meghan langsung pulang ke kediaman mereka.
Pangeran Harry ingin seluruh proses pemulangan tak diketahui publik. Meski demikian, ia turun langsung memberi keterangan pada media kalau sang putra telah lahir dan Meghan dalam kondisi sehat.
" Kami akan bertemu lagi dengan kalian (media) dalam dua hari. Kami berencana untuk berbagi dengan kalian sehingga banyak orang bisa melihat si kecil," kata Harry dalam akun Instagram resmi Sussex Royal.
© Dream
Dream - Kebahagiaan sangat memancar dari wajah Pangeran Harry dari kerajaan Inggris. Sang istri, Meghan Markle, baru saja melahirkan anak pertama mereka yang berjenis kelamin laki-laki pada 6 Mei 2019 kemarin.
Siang hari waktu setempat, Pangeran Harry memberi keterangan pada beberapa media. Meghan tak tampak mendampingi karena masih dalam tahap pemulihan. Tampak wajah lelah Harry tapi juga memancarkan kebahagiaan karena sudah menjadi ayah.
" Aku dengan bahagia mengumumkan kalau Meghan dan aku, memiliki anak lelaki pagi ini. Seorang bayi yang sangat sehat. Ibu dan bayinya dalam keadaan sangat sehat," ungkapnya dalam video yang diunggah di Instagram resmi Sussex Royal.
View this post on Instagram
Saat memberi keterangan pada media, Pangeran Harry tampak sangat bersemangat. Meskipun pada hari itu ia bercerita kalau hanya tidur selama 2 jam demi mendampingi Meghan.
" Itu adalah pengalaman paling menakjubkan yang bisa saya bayangkan. Bagaimana seorang wanita melakukan apa yang mereka lakukan adalah di luar pemahaman. Kami berdua benar-benar senang dan sangat berterima kasih atas semua cinta dan dukungan dari semua orang di luar sana. Ini luar biasa, kami hanya ingin berbagi ini dengan semua orang," ungkap Harry dengan mata berbinar.
Banyak orang yang penasaran apakah Meghan juga akan seperti Kate Middleton, menyapa media dan banyak penggemar yang menunggunya setelah melahirkan. Mengingat publik juga sangat penasaran dengan wajah sang bayi yang berdarah Inggris- Amerika.
Sebelumnya beredar kabar kalau Meghan tak akan mengikuti jejak sang kakak ipar, yaitu tampil di publik segera setelah melahirkan. Kita lihat saja nanti keputusan Meghan, Sahabat Dream.
© Dream
Dream - Meghan Markle sedang disibukkan menyiapkan persalinan anak pertamanya. Buah cintanya bersama Pangeran Harry diperkirakan akan lahir pada April 2019 mendatang.
Rupanya, mantan aktris asal Amerika Serikat ini sangat ingin menjalani persalinan normal.Ia pun melakukan segala upaya agar nantinya bisa melahirkan secara alami.
Menurut majalah Vanity Fair, Duchess of Sussex tengah mempersiapkan persalinannya dengan berbagai cara holistik, termasuk menggunakan akupunktur, mempraktikkan teknik kelahiran alami, dan meminta layanan doula (pendamping persalinan).
Selain itu, Ross Barr, seorang ahli akupunktur yang dikenal memiliki banyak klien selebritas juga disebut-sebut membantunya.
" Meghan telah menjalani sesi akupunktur secara teratur untuk membantunya bersantai dan rileks. Sangat bagus untuk sirkulasi darah dan meningkatkan aliran darah ke rahim. Dia berencana untuk menggunakan akupunktur hingga batas waktunya," kata sebuah sumber kepada Vanity Fair.
© Dream
Meghan juga mempelajari teknik metode hypnobirthing. Yakni sebuah metode persalinan menggunakan hipnosis agar ibu merasa rileks dan nyaman selama melahirkan.
Menurut majalah Grazia, hypnobirthing bahkan bisa mengurangi rasa nyeri selama persalinan tanpa obat-obatan. Tak hanya itu, teknik ini bahkan bisa mengurangi risiko baby blues (depresi pascamelahirkan).
Tentu saja, semua persiapan ini, tidak menjamin bahwa kelahiran Meghan akan berjalan sesuai rencana. Hal yang terpenting adalah Meghan dan bayinya dalam keadaan sehat.
Laporan Fitri Syarifah/ Liputan.com
Advertisement

3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya

Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?


Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih