8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
Lia Henrich
Dream - Pada era teknologi seperti saat ini, minat membaca buku fisik seakan banyak ditinggalkan. Terutama oleh anak-anak yang cenderung lebih tertarik untuk bermain gadget atau belajar melalui tablet dan laptop.
Tapi hal itu tak terjadi pada Lia Henrich, bocah perempuan asal Australia. Saat ini ia duduk di kelas 5, Templeton Primary School, Wantirna. Lia baru saja masuk ke dalam jajaran anggota
Mensa, organisasi untuk orang dengan IQ tinggi.
Tak sembarang orang bisa menjadi anggotanya. Calon anggota diharuskan berada di 2 persen peringkat teratas dari hasil ujian yang digelar khusus oleh Mensa. Sejak usia 4 tahun, Lia
memang memiliki kemampuan yang lebih terutama dalam hal membaca.
" Lia sudah bisa membaca sejak usia 4 tahun, sejak itu ia seperti kecanduan membaca buku. Satu buku bisa dibacanya empat hingga lima kali," ujar Jeorg Henrich, sang ayah seperti dikutip
dari KidSpot.
Lia yang kini sudah berusia sembilan tahun terbiasa membaca buku di setiap suasana. Bahkan ketika waktu senggang ketika anak seusianya cenderung ingin bermain.
" Ia membaca setiap saat. Tidak peduli seberapa sering kita menyingkirkan bukunya ketika makan malam, namun buku itu kembali berada di tangannya," ungkap Joerg.
Bagi Lia, membaca bukan merupakan hal yang membosankan. Ia kerap kali membaca buku yang sama secara berulang-ulang. Buku favoritnya adalah serial klasik karangan Enid Blyton yang berjudul Brer Rabbit.
Ia juga suka dengan novel Sherlock Holmes dan Harry Potter. Saking terbiasa membaca, kemampuan membaca gadis cilik saat masih duduk di kelas 1 SD ini setara dengan kemampuan membaca murid kelas empat.
Kebiasaan membaca Lia ternyata ditularkan sang ayah. Joerg memang sejak Lia balita selalu menyediakan buku untuk bisa baca di manapun. Bukan cuma buku-buku pelajaran tapi juga buku cerita dan novel seru untuk anak-anak.
Laporan Annisa Mutiara
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian