Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Foxnews.com)
Dream - Seorang pria Australia yang bertekad untuk tidak makan apa-apa selain kentang selama satu tahun mengaku berat badannya turun lebih dari 100 pon atau sekitar 45 kilogram.
Tidak hanya itu, dia sudah tidak tergantung lagi pada obat-obat antidepresan dan kadar kolesterolnya juga ikut turun.
Andrew Taylor dari Melbourne mengatakan meski awalnya banyak yang mencibir diet kentang yang dijalaninya itu, namun dia bisa menghilangkan kecanduannya terhadap makanan yang tidak sehat.
" Kita tidak bisa lepas dari makanan tidak sehat. Tapi paling tidak ingin bebas dan bertanya-tanya apakah ada makanan yang bisa aku makan. Dan ternyata kentang adalah pilihan terbaik," kata Andrew kepada News.com.au.
Kata Andrew, kentang benar-benar menyediakan segalanya. Semua tahu kentang mengandung karbohidrat. Tapi sebenarnya kentang juga mengandung protein dan lemak nabati.
" Kentang juga merupakan sumber serat, Vitamin C dan zat besi yang bagus," tambahnya.
© Dream
Pria yang dulunya sering minum-minum dan makan makanan digoreng ini mengunggah pengalamannya dengan kentang di media sosial.
Dia mengatakan bahwa diet kentang yang dijalaninya tidak sampai mengganggu aktivitas sosialnya. Andrew bahkan terbiasa bertanya apakah kentang merupakan salah satu menu yang disediakan sebelum masuk ke restoran.
Meski awalnya sulit tertarik dengan jenis makanan lainnya, Andrew berencana makan malam dengan menampilkan makanan lain pada 1 Januari 2017 untuk merayakan prestasinya. Namun Andrew akan melakukan pembatasan soal makanan non-kentang yang akan dimakannya.
" Saya kira mayoritas menunya masih kentang. Mungkin dengan tambahan beberapa topping yang menarik seperti cabai atau selada," katanya.
© Dream
Namun tidak semua netizen memuji pencapaian Andrew ini. Sebagian ahli diet dan ahli nutrisi mengkritik Andrew. Mereka mengatakan Andrew tidak akan mendapatkan nutrisi penting yang ada pada makanan lainnya.
Tetapi Andrew mengklaim kesehatannya terus meningkat setiap kali memeriksakan diri ke dokter. Dia mengatakan dokter yang memeriksanya menyetujui diet kentang yang dijalaninya.
" Jika kalian ingin hasil yang ekstrem, kalian harus melakukan yang ekstrem juga. Ya, diet ini memang ekstrem. Tapi apa ada yang salah dengan itu?" katanya.
(Sah/Sumber: foxnews.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya