Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ayudia Dan Sang Putra, Sekala (Foto: Gladys/ Dream)
Dream - Fitur Instastoy di Instagram memang sangat memanjakan penggunanya. Terutama mereka yang ingin menunjukkan sesuatu baik melalui video maupun foto secara real time dan eksklusif.
Fitur ini seringkali digunakan para ibu untuk mengabadikan momen langka bersama buah hati. Ayudia Bing Slamet, termasuk orangtua yang sebelumnya kerap menggunakan fitur ini. Tapi
kini ia mengungkap tak mau lagi menggunakan Instastory untuk mengunggah video Sekala, putranya.
Hal tersebut dilakukan Ayudia dan suaminya Ditto, bukan tanpa alasan. Menurutnya aktivitas merekam dan mengunggah keseharian Sekala di Instastory mulai menunjukkan efek yang
tidak sehat. Sang putra yang berusia 2 tahun, juga merasa tak nyaman.
" Saat dia bilang 'mama' sambil joget-joget, waktu kita coba rekam dia langsung gak mau. Entah malu atau risih aku gak tahu, jadi aku menghargai itu dan dia suka melengos gitu kita gak rekam lagi," ujar Ayudia dalam channel YouTube-nya beberapa waktu lalu.
Ayu juga mengungkap kalau respons masyarakat saat bertemu Sekala menurutnya mulai tak sehat. Saat bertemu di mal atau bedah buku, puluhan orang langsung merekam Sekala dan
bocah tersebut tampak risih.
" Bener-bener gak sehat banget temen-temen, jadi waktu itu kita jalan-jalan, kayak kita bedah buku, bahkan waktu kita jalan-jalan di mal aja tiap orang yang ketemu Sekala, mereka itu
Instastory. Puluhan orang Instastroy-in Sekala. Aku ngerasain itu kayak kurang sehat aja," ungkap Ayu.
Menurutnya sebagai orangtua, ia dan Ditto memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang nyaman untuk Sekala. Ia tak mau Sekala tumbuh kembang Sekala jadi terganggu.
" Tanggung jawab aku sama Ditto untuk jagain Sekala ke depannya, tumbuh kembangnya. Semoga maklum," ujar Ayu.
Lihat curhatan Ayudia selengkapnya dalam video ini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya