Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Danau Mata Naga (Oddity Central)
Dream - Jepang memang negara yang terkenal dengan beragam mitosnya. Seluruhnya berasal dari tradisi yang terawat dari masa ke masa.
Beragam mitos itu terikat kuat dalam pikiran setiap masyarakat Jepang. Pun ada yang dimanifestasikan di dunia nyata.
Seperti pada Kagami Numa, danau indah di puncak Gunung Hachimantai, timur laut Jepang. Danau ini juga dijuluki Danau Mata Naga.
Sebutan ini cukup beralasan. Setiap musim semi tiba, air di Kagami Numa membentuk formasi tertentu yang terlihat seperti mata naga dari atas.
Dilansir dari Oddity Central, Kagami Numa terlihat tidak jauh berbeda dengan danau vulkanik lainnya. Selama sekitar satu pekan, dari akhir Mei hingga awal Juni, danau ini berubah menjadi mata biru raksasa.
Keunikan danau ini dipercaya terkait dengan legenda dua naga yang jatuh cinta dan memilih badan air ini sebagai tempat pertemuan mereka. Namun, fenomena ini dapat diterangkan dengan sains.
© Danau Mata Naga (Facebook/Liliana Iribary)
Meski banyak orang memilih lebih percaya mitos, penjelasan sains mengenai bentuknya yang seperti mata terdengar masuk akal.
Selama musim semi, air danau yang semula membeku kemudian mencair. Ini menimbulkan tekanan kedalaman air yang menyebabkan salju hanya berkumpul di tengah danau dan membentuk formasi seperti pupil dengan cincin air biru di sekitarnya.
Saat cuaca berangin, bongkahan es yang tertutup salju berputar di tengah memberikan kesan pupil yang bergerak. Fenomena alam ini sangat menarik perhatian.
Banyak orang dari seluruh Jepang bahkan luar negeri, pergi ke Gunung Hachimantai pada akhir musim semi hanya untuk melihat secara langsung.
Dalam beberapa tahun terakhir, BBC membagikan foto dan video Danau Mata Naga di media sosial. Hal ini membuat Kagami Numa menjadi objek wisata yang semakin populer.
Laporan: Elyzabeth Yulivia
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya