Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Buku Balita Berkonten LGBT
Dream - Beberapa waktu lalu beredar buku anak berjudul " Balita Langsung Lancar Membaca" yang isinya berkonten lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT). Terkait hal ini Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memanggil penerbit Pustaka Widyatama.
Penulis buku tersebut Intan Noviana mendatangi Kantor KPAI pada Rabu, 3 Januari 2018 kemarin. Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti, dalam pertemuan itu menanyakan ejaan " Opa bisa jadi waria" dan " Widia bisa menikahi Vivi" .
" KPAI menanyakan motif yang mendorong memilih kata itu," kata Retno, Kamis 4 Januari 2018.
Intan menjelaskan nama 'Widia' berasal dari Widyatmoko. Nama tersebut disingkat dan Intan mengungkap kalau tak ada niat untuk menginformasikan pernikahan sejenis.
" Karena belum sampai ke Moko, jadi disingkat. Di benak saya tidak berpikir untuk pernikahan sejenis," ucap Intan.
Untuk kalimat " Opa bisa jadi waria" , kata Intan ia hanya ingin mengenalkan kata " waria" . Intan pun meminta maaf atas hal tersebut.
" Diperkenalkan kata waria, agar anak memahami arti kata waria. Tetapi mungkin ini jadi pembelajaran bagi saya dan saya meminta maaf,” ujar dia.
Ia melanjutkan, dalam hal ini tidak ada motif apapun dan mengaku kalimat itu ditulis guna menghindari kata yang sama.
" Karena saya juga sedang banyak menulis dan banyak buku dan kehabisan kata. Tidak sengaja dan tidak bermaksud apapun," terang dia.
© Dream
Konten kontroversial dalam buku anak kembali terjadi. Kali ini buku berjudul " Balita Langsung Lancar Membaca" dengan metode bermain sambil belajar (BSB) terbitan Pustaka Widyatama memuat konten lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT).
Konten tersebut berada di halaman 72 dengan ejaan tulisan 'o-pa bi-sa ja-di wa-ri-a'. Menanggapi hal ini, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memanggil penerbit pada Kamis, 28 Desember 2017 kemarin.
" Pustaka Widyatama merupakan anak perusahaan yang khusus menerbitkan buku-buku penunjang pelajaran, bahasa, dan anak," kata Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Jumat 29 Desember 2017.
Sangat disayangkan pada Kamis 28 Desember kemarin penerbit tidak memenuhi panggilan. KPAI pun berencana untuk memanggil kembali. Namun, waktunya belum dapat ditentukan.
" Kami akan panggil kembali, mengingat buku tersebut menjadi kontroversi dan meresahkan orangtua," ujar Retno.
Dalam hal ini, KPAI mendesak penerbit untuk segera menarik buku tersebut dan mengganti dengan revisi terbaru, sehingga tidak mengandung unsur LGBT atau hal negatif lainnya.
Berdasarkan penelusuran KPAI, Pustaka Widyatama merupakan anak perusahaan dari Mutiara Media (Media Pressindo Group).

" KPAI meminta bukti revisi berupa sampel buku yang sudah dicetak dan direvisi," kata Retno
KPAI, menurut Retno, terus mendorong pemerintah untuk segera membentuk Badan Perbukuan Nasional. Badan tersebut nantinya akan membuat sistem kontrol buku yang beredar di Indonesia agar tak ada konten-konten yang meresahkan.
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?