Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Khayamiya (Shutterstock.com)
Dream - Merayakan kehadiran Bulan Suci Ramadan, keluarga di seluruh Arab Saudi punya kebiasaan unik. Salah satunya dengan mendekorasi rumah mereka, menandakan keceriaan menyambut Ramadan.
Ramadan bukan hanya tentang puasa, makan sahur dan sholat Tarawih. Ini adalah bulan di mana keluarga merayakan persatuan, dan ikatan yang diperkuat selama bulan suci.
Banyak yang suka menghiasi rumah mereka dengan lentera, bulan sabit, lampu berkelap-kelip, dan sejumlah besar bahan kain berwarna merah, putih, dan biru yang berbeda-beda. Dekorasi rumah tersebut dikenal dengan hhayamiya
Berasal dari kata khayma (tenda dalam bahasa Inggris), khayamiya tekstil applique dekoratif yang memiliki pola geometris dan lengkung arab yang berbeda. Secara historis telah digunakan untuk mendekorasi tenda di seluruh Timur Tengah.
Tradisi ini diyakini berasal dari Mesir yang menyebar ke seluruh wilayah jazirah Arab. Tradisi ini menjadi sangat populer dalam beberapa tahun terakhir di Saudi dan sekarang digunakan untuk taplak meja, bantal, aksesoris, gaun, cetakan dan banyak lagi.
Desain khayamiya yang paling populer adalah " panel jalan" , yang berasal tidak lebih dari 50 tahun yang lalu di jantung pusat kota Kairo dekat Bab Zuwayla, salah satu gerbang kota tertua dibangun oleh Fatimiyah pada tahun 1092.
Banyak toko di dekat Jalan Khayamiya (Street of the Tentmakers), dihiasi dengan khayamiya yang sangat artistik dalam segala bentuk dan ukuran. Menurut warga Jeddah, Um Al-Saad Mohammed, khayamiya telah menjadi populer di Arab Saudi berkat wanita Saudi yang memiliki afiliasi kuat dengan Mesir.
" Sebagai seorang anak, saya sering mengunjungi Kairo bersama orangtua dan ayah saya selalu membawa kami ke area Masjid Al Azhar, (yang memiliki banyak sekali) toko berbeda yang terletak di gang-gang pasarnya. Jalan Khayamiya tidak sepopuler sekarang, tapi saya ingat kami dulu melihat tekstil besar berwarna merah, putih, dan biru melilit tiang besar menunggu untuk dijual kepada perencana acara dan semacamnya," kata dia dikutip dari Arab News.
Kain besar itu digunakan untuk partisi di pesta pernikahan atau pertemuan sosial lainnya. Bahkan terkadang pemakaman dan desain menarik mereka mendorong Um Al-Saad, dan banyak lainnya untuk membawanya kembali ke Saudi, dan dibagikan sebagai hadiah untuk keluarga dan teman atau bahkan untuk menjual.
Saat ini, toko-toko dan toko-toko di seluruh Arab Saudi menjual segala sesuatu mulai dari gelas plastik, peralatan makan, taplak meja dan penutup teko hingga pita segitiga yang didekorasi dengan desain khas merah, putih dan biru yang akan membanjiri pasar sepanjang Ramadan.
Bagi banyak orang Saudi, ini adalah warna cerah yang berkembang yang menambah rasa kegembiraan pada bulan perayaan dengan orang yang mereka cintai.
Reporter : Radhika Nada
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya