Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Instagram @lelyevelyn
Dream - Anak-anak sangat butuh aktivitas rutin dan keteraturan. Mulai dari jam tidur, jam bangun, waktu makan, bermain serta aturan lainnya. Para ibu biasanya yang selalu mengingatkan berkali-kali.
Hal itulah yang membuat para ibu kerap dijuluki si bawel atau hobi mengomel. Lely Yuniar, seorang ibu asal Malang, Jawa Timur membagikan pengalamannya untuk mengurangi frekuensi ngomel atau mengingatkan anak-anak.
Caranya adalah menggunakan banyak catatan. Mulai dari aktivitas bangun pagi, di siang haru sepulang sekolah, tugas dan kelengkapan yang harus dikerjakan anak serta hal-hal kecil lainnya.

Semua detail ditulis di kertas kemudian ditempel di dinding agar mudah terbaca oleh semua anak. Bukan hanya itu, rencana menu yang akan dibuat juga dituliskannya di papan.
" Ibu kandung rasa ibu kos, kebanyakan aturan, ditempel di mana-mana, serba pakai jadwal, reminder di mana-mana, karena ibu dan anak sama-sama disleksia, sama-sama pelupa," tulis Lely dalam video yang diunggahnya di Instagram @lelyevelyn.

Lely memiliki disleksia, begitu juga suami dan dua anaknya. Dikutip dari HaloDoc, disleksia merupakan kesulitan belajar yang menyebabkan masalah dengan membaca, menulis, dan mengeja. Gangguan belajar ini masuk ke dalam gangguan saraf pada bagian batang otak.
Mereka yang disleksia cenderung lupa dan sangat butuh keteraturan. Untuk membuat keteraturan, dibuatlah banyak catatan untuk mengingat di berbagai sudut rumah.

" Orang disleksia tu emang biasanya memorinya pendek, jd suka lupa. Anak2 paling sering lupa sikat gigi, nah tapi Ibuknya pun mau ngingetin aja lho lupa hahaha. Daripada ngomel terus2an capek, enaknya ya ditulis aja dimana2. So far beberapa diantaranya udah mulai kelihatan hasilnya, udah ada yg mulai jarang terlupakan," ungkap Lely.
Video yang diunggah Lely menginspirasi banyak orangtua untuk mengikuti jejaknya. Komentar pun bermunculan.
Lihat postingan ini di Instagram
" Tips yang cakep buat ortu yang punya anak 8-12 thn. Kalau yg ud gede mungkin note agak lbh sedikit. Buat yang punya anak memiliki gangguan koordinasi ( DCD, dyspraxia) ini juga berguna banget," tulis salah satu akun.
" Kayanya saya dicoba gini kali ya bun, biar saya ga ngomel2 dan berulang kali ngingetin," komentar lainnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya