Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Restu Anggraeni
Dream - Berawal dari hobi, wanita mungil ini mulai memperkenalkan diri sebagai desainer busana muslimah Indonesia di tahun 2009. Bermula dari kesulitannya mencari busana muslimah karena tubuhnya yang mungil, Etu, wanita itu biasa dipanggil mulai menjahit bahan sendiri dan menjadikannya sebagai ladang usaha.
" Aku mulainya 2009, susah waktu itu cari busana muslimah yang siap pakai untuk tubuhku yang mungil. Kemudian jahit sendiri dan banyak yang suka jadi mulai dikomersilkan," ungkap desainer Indonesia Fashion Forward ini, Selasa, 21 Oktober 2014.
Pemilik nama Restu Anggraeni ini tak hanya dikenal di Indonesia, karyanya sudah banyak diminati di dua negara Asia. " Alhamdulillah tidak hanya di Indonesia, pesanan juga datang dari Singapura dan Malaysia. Kebetulan juga di sana ada kerja sama butik," kata Etu.
Label busana muslimah yang diberi nama sesuai dengan namanya Etu ini berfokus pada gaya berbusana wanita-wanita kantoran.
" Aku sih lebih ke blazer atau busana muslimah lain yang khusus untuk wanita kantoran. Nama Etu ini mulai dikenal ketika mengikuti fashion show di luar negeri dan namanya jadi Etu bukan Restu biar mudah dikenal katanya," ungkap ibu satu orang anak ini.
Soal warna, Etu mengaku menggunakan keseluruhannya yang akan disesuaikan dengan tema atau musim. " Aku masih ikuti perkembangan zaman juga lagi tren warna yang seperti apa. Tadinya memang koleksiku untuk wanita kecil tapi sekarang tersedia semua ukuran, Namun kalau untuk sekarang lebih ke warna-warna dasar seperti cokelat, paling aku lebih suka main ke detailnya pita atau tali-tali," ujar Etu.
Etu berharap fashion busana muslimah di Indonesia semakin berkembang dan mulai siap menyambut sebagai negara kiblatnya fashion dunia.
" Semoga desainer busana muslimah Indonesia semakin berkembang dan siap nantinya menyambut 2020 Indonesia nantinya akan jadi kiblat fashion busnaa muslimah dunia. Insya Allah karyaku nantinya siap tak hanya di Asia tetapi untuk dunia," harap wanita yang memiliki butik di Kawasan Kemang, Jakarta ini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya