Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Alan Budikusuma Dan Susi Susanti (Foto: Gladys/ Dream)
Dream - Mantan atlet peraih medali emas olimpiade 1992, Alan Budikusuma dan Susi Susanti, sampai saat ini masih aktif menjadi pelatih untuk membina bibit-bibit muda di Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI). Duet maut ini pun setiap hari menghadapi anak-anak didik mereka di Pelatnas PBSI.
" Kita ditunjuk pak Wiranto, selaku ketua PBSI, untuk jadi pelatih. Kita sampaikan ke anak-anak didik yang masih berusia 16 tahun, jadi atlet dan juara itu tidak mudah, tapi bukan berarti tidak mungkin," tutur Alan di Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa, 1 Agustus 2017.
Alan bercerita kalau ia dan Susi ingin para anak didiknya bekerja keras dan fokus menggapai cita-cita untuk berprestasi. Tak hanya itu, sebagai orangtua, Susi dan Alan juga mengajarkan para bibit muda untuk menjaga sikap dan berperilaku baik, karena itu bagian dari kedisiplinan.
" Saya juga selalu tekankan pada mereka, harus sopan santun, harus nyapa ke orang lebih dulu apalagi ke orang yang lebih tua, lebih senior, jangan tunggu disapa. Saya ingin menjadikan mereka bukan hanya sekedar juara, tapi juga punya attitude yang harus bagus," tegas Alan.
Meski bersemangat melatih dan mendidik mental para bibit-bibit muda, anak-anak Alan dan Susi ternyata tak mengikuti jejak kedua orangtuanya. Susi memang tak mau memaksakan hal pada anak-anaknya. Termasuk soal pilihan masa depan.
" Mereka, yang paling gede, udah 18 tahun. Untuk jadi atlet udah telat. Kami berdua tidak pernah memaksakan mereka untuk jadi atlet juga, meskipun kemampuan mereka dalam olahraga juga baik. Kami hanya berpesan untuk raihlah cita-cita yang kamu mau, apapun itu do your best. Disesuaikan dengan passion, minat, dan bakat kamu. Fokus untuk mencapai cita-cita itu," imbuh Susi Susanti.
Advertisement

Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym



5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol