Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Kulit yang sehat adalah cerminan dari gaya hidup sehat. Dan menjaga kesehatan kulit untuk tampil natural dapat membuat penampilanmu lebih glowing.
Sayangnya kita seringkali mengabaikan kebiasaan baik dan kulit bisa menjadi korban pertama.
" Satu aspek yang harus diingat semua orang adalah konsistensi. Dalam melakukan diet sehat maupun merawat kulit. Untuk mempertahankan kulit yang sehat, kamu harus bekerja secara konsisten pada faktor-faktor ini," kata dokter kulit, Nirupama Parwanda.

Makanan yang dikonsumsi akan sangat berpengaruh pada kesehatan tubuh. Begitu juga dengan kulit.
" Sebenarnya kondisi kulit tergantung pada kesehatan hati. Jika tidak berfungsi dengan baik, racun yang ada di tubuh akan mempengaruhi kulit dan menyebabkan penuaan dini, keriput, bintik-bintik coklat, ruam, jerawat, dll," ungkapnya.
Sementara apa yang dimakan penting untuk kulit, begitu juga hal-hal yang berlaku pada seseorang. Saat ini pasar dibanjiri dengan produk perawatan kulit yang menjanjikan.

Tetapi apakah ini benar-benar berhasil seperti yang diklaim oleh mereka? Di sinilah orang tersebut harus bertindak bijak dan mencari produk yang alami.
Seperti yang ditunjukkan oleh Parwanda, sebaiknya cari skincare dengan bahan yang telah terbukti khasiatnya dan teruji klinis.
Konsumsilah lemak baik seperti zaitun untuk memasak. Tambahkan omega 3 seperti kenari, ikan dan jenis suplemen hang mampu melembutkan dan melembapkan.

Minum tiga liter air mineral atau infused water. Tambahkan cairan lain seperti jus sayuran, air jeruk nipis atau air kelapa.
Untuk Kulit Berminyak
Kurangi asupan gula dan hindari karbohidrat olahan. Hindari produk olahan susu sapi dan gantilah dengan susu almond.

Hindari lemak jahat seperti makanan yang digoreng, dikemas dan diproses serta daging merah. Konsumsi biji-bijian berserat tinggi seperti jowar, bajra, gandum, dll.
Hindari makanan yang membuatmu alergi; buatlah jurnal makanan untuk dicatat dan hindari makanan cepat saji maupun yang pedas. Tambahkan makanan mentah seperti kecambah, biji, kacang-kacangan, buah-buahan dan salad.

Konsumsi makanan anti peradangan seperti yang kaya akan omega 3, antioksidan, vitamin C serta E.
(ism, Sumber: Times of India)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan