Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
(Foto: Instagram Kemenpar/elshinta.com)
Dream - Bandara Internasional Supadio Pontianak makin Kece. Pelayanannya dipastikan makin mumpuni. Terminal baru yang megah siap menyambut wisatawan Setelah diresmikan Presiden Joko Widodo, Kamis 28 Desember kemarin.
Konsepnya modern sekaligus ramah lingkungan. Modern karena bandara ini dirancang menyamai Bandara Suvarnabhumi di Bangkok. Ramah lingkungan karena sebagian cadangan listriknya dipenuhi dari panel surya.
Dengan terminal baru tersebut dipastikan pertumbuhan pariwisata serta ekonomi akan semakin meningkat. " Dasarnya adalah komitmen Indonesia Incorporated. Pariwisata serta ekonomi Kalimantan khususnya Kalimantan Barat sangat potensial untuk dikembangkan," ujar Menhub Budi Karya, dikutip dari keterangan pers tertulis, Jumat 29 Desember 2017.
Secara komersil pengembangan Bandara Internasional Supadio menjanjikan masa depan yang baik bagi Kalimantan Barat. Terlebih Kota Pontianak berada di posisi yang sangat strategis secara geografis. Konektivitas menjadi bagian yang penting dalam perkembangan ke depan.
Belum lagi potensi pariwisatanya yang luar biasa. Pengembangan ini dipastikan akan mempercantik serta memudahkan pergerakan wisatawan.

(Foto: Instagram Kemenpar/elshinta.com)
Pujian pun dilayangkan Presiden Joko Widodo. Presiden mengagumi arsitektur Bandara Supadio yang bertemakan kedaerahan. Sehingga jati diri daerah tidak terlupakan. " Saya tadi melihat Bandara Supadio ini begitu sangat megahnya. Kental dengan ornamen Dayak. Ini penting sebab bandara ini merupakan gerbang pariwisata Kalimantan Barat," ucap Presiden Jokowi.
Presiden pun menginstruksikan untuk mengantisipasi pertumbuhan jumlah penumpang di tahun-tahun berikutnya. Sehingga nantinya direncanakan pengembangan kembali terminal Bandara Supadio menjadi dua kali lipat.
" Untuk tahun ini jumlah penumpang Bandara Supadio telah mencapai 3,5 juta per tahun naik 15% dari tahun sebelumnya. Jika setiap tahun meningkat 15%, maka ke depan pengembangan terminal perlu dilakukan lagi," ujar Presiden Joko Widodo.
Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya pun ikutan senang. Reputasi sebagai airport kelas dunia, kata Arief Yahya, sudah disandang Bandara Supadio Pontianak. Dengan terminal baru, pelayanan wisatawan diyakini akan semakin mumpuni.
" Bulan Juli kemarin Bandara Supadio sudah menjadi yang terbaik pada survei Airport Service Quality (ASQ) Quarter II/2017 versi Airport Council International (ACI). Tentunya dengan terminal yang lebih keren pelayanannya akan semakin meningkat. Semakin nyaman wisatawan berwisata di Kalimantan Barat," kata Menpar Arief Yahya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?