Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Hotel Indigo Katong, Singapura
Dream - Dalam memilih hotel untuk menginap, biasanya hal yang paling dipertimbangkan para traveler adalah fasilitas dan kenyamanan yang ditawarkan. Namun menariknya, ada sejumlah hotel di luar sana yang menyuguhkan lebih dari sekadar kenyamanan dan kelengkapan fasilitas.
Contohnya, Hotel Indigo yang menawarkan pengalaman otentik bagi para tamunya lewat sentuhan lokal yang tertuang kuat pada desain interior, fasilitas, hingga kuliner yang mereka sajikan. Terletak di kawasan Katong, Singapura yang identik dengan sejarah kaum Peranakan, hotel ini pun mengusung desain arsitektur yang erat dengan budaya lokal setempat.

Terdapat ruang terbuka dengan atap berbentuk sirip logam yang ditempatkan pada eksterior bangunan. Dibuat dengan pola yang rumit, sirip tersebut mengingatkan pada ruko-ruko kuno yang dibangun pada masa Peranakan. Desain ini dinilai praktis dan mampu melindungi para tamu dari panas matahari.
Masuk ke dalam Hotel Indigo Katong, para tamu akan menemukan keindahan interior pada setiap kamar yang juga mencerminkan aktivitas tradisional kaum Peranakan masa lalu. Dari depan hingga belakang, kamar tidur sampai kamar mandi memperlihatkan sentuhan budaya tradisional yang kuat.

Bahkan termasuk desain furnitur yang digunakan. Sofa yang menggunakan unsur rotan, karpet yang menggunakan berbagai warna dengan cetakan dan sulaman batik yang rumit, papan karambol yang berfungsi sebagai meja kopi, hingga bathub yang dibuat dengan motif naga dari guci tanah liat tradisional.
Wah menarik ya? Hotel ini bisa jadi referensi buat kamu yang ingin merasakan pengalaman berbeda ketika menginap. Disamping menikmati fasilitas dan kenyamanan yang ditawarkan, kamu bisa sekaligus merasakan sensasi menginap di kamar berdesain multibudaya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya