Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Anak Bermain Dengan Telanjang Kaki (Foto: Shutterstock)
Dream - Demi melindungi bayi dari kedinginan, luka gores atau gesekan yang bisa menimbulkan luka kita selalu mengenakannya kaus kaki, sandal atau sepatu. Hal ini jadi semacam 'standar' perlindungan bayi saat membawanya keluar rumah.
Ternyata hal tersebut tak sepenuhnya tepat. Bayi juga perlu stimulasi optimal melalui kulit-kulitnya. Hal ini bisa dilakukan saat si kecil telanjang kaki dan tak memakai sarung tangan. Menyentuh berbagai benda, merasakan berbagai tekstur dan suhu.
Orangtua juga harus rutin memberikan pijatan pada bayi yang sebenarnya bentuk stimulasi untuk seluruh indera perasanya. Hal ini sangat direkomendasikan oleh dr. Tiwi, seorang dokter spesialis anak senior yang praktek di RS Bunda Menteng.
" Kalau bayi pakaian nya lebih " telanjang" lebih bagus nggak? Kulit mempunyai indera perasa banyak sekali, karena itu massage di kulit bayi adalah salah satu stimulasi yang bisa dilakukan sejak dini," ungkap dr. Tiwi.
Saat cuaca tak terlalu dingin, dr. Tiwi juga mengingatkan agar meminimalisir pakaian bayi. Hal ini agar mereka bebas bergerak dan mendapat sentuhan kulit langsung dari orangtua yang sangat penting untuk melatih indera perasanya.
" Meminimalkan pakaian juga sangat baik bila sedang menstimulasi bayi, saat mengajak main bayi, mereka merasakan tubuh mereka melalui kulit yang telanjang dan saat bergerak, persepsi terhadap tubuh lebih baik. Juga penggunaan sarung tangan jangan lama-lama, bayi belajar bagian tubuh mereka melalui 'mulut' nya, jadi yuk minimalkan pakaian mereka," pesan dr. Tiwi di akun Instagramnya.
Untuk itu mulai sekarang, biarkan anak mengeksplorasi benda di sekitar dengan bertelanjang tangan dan kaki. Menyentuh wajah orangtuanya, merasakan tekstur boneka lembutnya, memegang mainan kayu miliknya. Dengan membiarkan kulitnya 'telanjang' dan merasakan beragam tekstur akan sangat baik bagi perkembangan sensitivitas inderanya.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya