Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pemeriksaan Kesehatan Anak (Foto: Shutterstock)
Dream - Sebagian besar orang beranggapan kalau masalah tekanan darah hanya dialami oleh orang dewasa dan orangtua. Padahal, anak-anak juga bisa mengalaminya. Satu-satunya cara untuk mengetahui level tekanan darah anak dengan memeriksakannya ke tim medis.
Penting bagi orangtua saat kontrol anak ke rumah, meminta juga pemeriksaan tekanan darah. Hal ini untuk mengetahui tekanan darah anak secara detail. Mengapa demikan?
" Perubahan gaya hidup, asupan makanan harian, camilan anak-anak kini banyak mengandung garam. Kita tidak akan pernah tahu seorang anak memiliki masalah tekanan darah kecuali diukur," ujar Joshua Samuels, direktur program hipertensi di Pusat Ilmu Kesehatan, Universitas Texas.
Jika anak berusia di atas 3 tahun, pastikan dokter selalu memeriksa selama kunjungan rutin. Pada anak yang berusia di bawah 13 tahun ambang tekanan darahnya berbeda dari orang dewasa.
Secara umum, anak-anak memiliki tekanan darah lebih rendah daripada orang dewasa. Dokter harus menggunakan perhitungan tertentu berdasarkan persentil untuk mengevaluasi apa yang normal, tinggi atau sangat tinggi.
" Jika anak memiliki tekanan darah yang tinggi atau sangat tinggi, dokter harus melakukannya dua kali lagi. Beberapa anak memiliki tekanan darah tinggi karena dari white coat syndrome, yaitu merasa stres dan level tekanan darahnya jadi tinggi saat bertemu dokter," ungkap Joshua.
Tekanan darah tinggi pada anak-anak bisa mengindikasikan masalah jantung dan pembuluh darah, masalah ginjal, atau masalah sistem endokrin. Inilah sebabnya mengapa tekanan darah anak juga harus diperiksa secara rutin.
Sumber: Healthline
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya