Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Qonita Al Jundiah (Blog: Velbet Of Fortune)
Dream - Perkembangan dunia busana muslim di Indonesia mengalami pertumbuhan pesat dari waktu ke waktu. Semakin menjamurnya online shop ditambah rumah butik khusus hijabers membuat variasi rancangan busana muslim semakin beraneka.
Bagi pegiat fashion muslimah, perkembangan mode hijabers ini menjadi satu tantangan tersendiri. Ada satu sikap yang harus dipegang agar tetap eksis dan terus berperan di dunia ini.
" Kharus selalu ready dengan siklus yang cepat sekali berganti. Semakin banyak designer baru yang bermunculan, dan meramaikan dunia hijab, itu sesuatu yang sangat menantang," kata fashion blogger, Qonitah Al Jundiah dalam perbincangan dengan Dream.co.id.
Bagi Qonita, pesatnya dunia mode hijab ini juga ada kendalanya. Kendala yang juga menjadi kelebihan. Yakni, pakem dunia fashion muslim terbentang sangat luas. Tidak seperti fashion kontemporer.
" But it's not a big deal, tentunya aku semakin tertantang untuk mendalami baik fashion dan agama Islam lebih baik lagi," ujar dara yang juga fashion editor Hijabella ini.
Pemilik blog 'Velvet of Fortune' ini akui, perkembangan dunia mode muslim di Indonesia tidak hanya pesat. Tapi juga di luar prediksi banyak orang. Hijab bisa menjadi sangat populer dan menciptakan pasar yang sangat potensial. " Tidak hanya dari segi bisnisnya saja, tetapi juga dari segi art, fashion, dan community engagement," tambah dia. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya