Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Pemotongan Tali Pusat Bayi (Foto: Shutterstock)
Dream - Setelah bayi berhasil keluar dari rahim, para dokter maupun bidan biasanya langsung melakukan pemotongan tali pusat. Bayi kemudian dibersihkan, dibalut selimut, kemudian ditaruh di perut dan dada ibu untuk melakukan inisiasi menyusui dini (IMD).
Ternyata sebenarnya, menurut penelitian yang dilakukan tim dari University of Sydney, ada cara yang lebih baik terkait waktu pemotongan tali pusat bayi. Sebaiknya tali pusat dipotong setelah 1 menit atau 60 detik bayi lahir.
Penelitian dilakukan dengan melibatkan 3.000 bayi dari seluruh dunia dalam 18 kali percobaan klinis. Dari penelitian diketahui kalau penundaan pemotongan tali pusat mampu mengurangi risiko kematian pada bayi prematur.
" Bayi memiliki lebih banyak waktu untuk beradaptasi ketika lahir atau bisa jadi karena tali pusat mampu mempengaruhi daya tahan bayi terhadap infeksi dengan adanya penambahan sel darah putih," ujar Jonathon Morris, profesor dari University of Sydney, salah satu peneliti seperti dikutip dari KidSpot.
Ia juga mengatakan bahwa bayi pada umumnya baru dapat bernapas dengan sendirinya setelah 60 detik. Dengan menunda pemotongan tali pusat, bayi akan terhindar dari berbagai risiko
bahaya.
Pada umumnya, rumah sakit melakukan prosedur pemotongan tali pusat langsung setelah bayi dilahirkan. Ini artinya, bayi melewatkan sekitar 80-100 mililiter darah yang masih tersisa di
dalam plasenta. Apabila bayi diletakan di atas pusar sang ibu selama dua atau tiga menit tanpa memutus tali pusat, mereka dapat menerima darah dan sel imun sebanyak lebih dari 32%.
Dengan melakukan penundaan pemotongan tali pusat, bayi akan terhindar dari anemia, pendarahan otak dan infeksi akut. Pada usia empat bulan, bayi juga akan memiliki kadar zat besi lebih tinggi. Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization /WHO) sebenarnya juga merekomendasikan untuk menunda hingga 1 menit pemotongan tali pusat bayi.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya