JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Foto: Razdkanya Ramadhanty/dream.co.id
Dream - Bagi perempuan, tas menjadi kebutuhan dalam setiap aktifitas. Berbagai brand tas di Indonesia berlomba-lomba mengeluarkan produk unik dan trendy.
Dengan aneka model yang dibuat diharapkan produsen tas bisa memenuhi kebutuhan konsumen.
Strategi tersebut juga diterapkan produsen tas, EXSPORT. Brand tas yang telah berdiri selama 40 tahun ini bahkan melakukan perubahan logo dan tagline ke arah simple dan trendy.
Terkenal dengan produk tas backpack, kemunculan logo dan tagline baru juga diikuti langkah EXSPORT yang akan melebarkan sayap dan fokus ke fashion bag khusus bagi wanita.
“ Tas Export lebih ke arah trend fashion wanita dan lebih fashionable dari pada sebelumnya. (Exsport) sebelumnya lebih ke terkenal dengan produk backpack-nya,” ujar Dina Haris, Marcomm Manager EXSPORT di Jakarta, Selasa 28 Agustus 2019.
Selain mengeluarkan produk dengan target pasar baru, Exsport juga melakukan kolaborasi dengan berbagai partner untuk memunculkan inovasi dan design baru.

“ Bisa dilihat dari tas yang mereka (perempuan) pakai. Mereka akan selalu menyesuaikan style sesuai kegiatannya. Maka ini adalah sebuah peluang besar untuk EXSPORT lebih fokus di pasar perempuan,” tambah Dina.
Terkait harga, produk tas high-end ini terbilang terjangkau.
Harga sekitar 200ribu-an untuk seri terlaris yaitu Chornice Small Totebag.
(Sah, Laporan: Razdkanya Ramadhanty)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
