AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Flu Pada Anak (Foto: Shutterstock)
Dream - Salah satu penyakit yang sangat sering dialami anak-anak adalah flu. Paparan virus influenza bisa dengan mudahnya membuat anak-anak mengalami bersin, batuk, pilek, hingga demam.
Sebenarnya jika daya tahan tubuh anak dalam kondisi baik, virus tersebut akan hilang dengan sendirinya. Pemulihan akan semakin cepat jika anak banyak minum air putih, istirahat
maksimal dan makan makanan bergizi.
Jika flu tak kunjung sembuh, disertai demam tinggi selama lebih dari tiga hari jangan membiarkannya. Bisa jadi penyakit flu malah berujung jadi komplikasi serius.
" Anak-anak yang mengalami influenza, gejalanya tidak seperti orang dewasa. Mereka juga mengalami muntah, diare, mual dan nyeri pada perut. Jadi memang orangtua harus
memperhatikan tiap gejala yang muncul," ujar Wendy Sue Swanson, dokter anak dari Seattle Children's Hospital, seperti dikutip dari Parents.
Kondisi batuk, muntah, diare dan hilangnya nafsu makan serta minum jika dibiarkan akan membuat anak mengalami dehidrasi. Dalam kondisi kekurangan cairan akut, anak-anak akan sangat lemah, bahkan bisa kehilangan kesadaran.
Apabila Anda menemui gejala dehidrasi pada anak seperti kulitnya kering, menangis tapi tanpa keluar air mata, lemas, bibir pecah-pecah, segera bawa ke rumah sakit. Anak mungkin butuh cairan infus. Jika dibiarkan kondisinya bisa semakin menurun.
Tanda lain yang menunjukan kalau flu dalam kondisi sangat parah dan harus segera mendapat tindakan medis adalah muncul keluhan baru atau bisa jadi ada infeksi baru. Biasanya ini ditandai dengan sesak napas parah.
" Kesulitan bernapas, bibir biru keunguan, kejang, kehilangan kesadaran, juga bisa jadi pertanda kalau penyakit yang awalnya flu, bisa menjadi infeksi lain yang lebih parah," ungkap Swanson.
Sumber: Parents
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli