Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Foto: Instagram.com/@elizabeth.zenifer
Dream - Biasanya zat pewarna digunakan para pegadang kue atau jajanan pasar untuk memikat calon pembeli. Strategi promosi itu ternyat juga dlakukan penjual daging ayam agar dagangannya laris.
Namun oknum penjual daging ini sudah kelewatan. Dia sengaja mewarnai daging yang dijualnya menggunakan zat pewarna tekstil.
Pengalaman mengerikan itu dialami seorang pemilik akun instagram @elizabeth.zenifer yang mengaku mendengar langsung pengakuan dari si penjual daging.
Elizabeth mengunggah dua foto kondisi daging ayam yang masih alami dan satu lagi sudah melalui proses pewarnaan.
Kondisi daging ayam yang asli memang telihat agak pucat dibandingkan daging lainnya. Si penjual, dikatakan Elizabeth, mengaku merendam daging ayam yang terlihat lebih segar dalam cairan pewarna tekstil sebelum dijual.
Elizabeth menyebutkan kalau daging ayam, terutama ayam kampung berwarna kuning kecokelatan itu lebih laku daripada yang berwarna pucat.
© Dream
Elizabeth cukup beruntung bisa bertemu dengan penjual yang mau mengakui kalau daging daganganya telah diberi pewarna tekstil terlebih dahulu.

Lewat postingan di insta story akun instagramnya, @elizabeth.zenifer, dia juga memberikan contoh daging ayam yang belum dan dan sesudah diberi warna.

Rata-rata daging ayam berwarna kuning kecokelatan itu lebih laku daripada yang berwarna pucat.

© Dream
Prosesnya pewarnaan daging juga dibadikan oleh Elizabeth, seperti terlihat dalam video di bawah ini.
© Dream
Bagaimana? Terlihat Jelas? Dan inilah contoh Pewarna Tekstil yang Biasa Digunakan.

Kita sepatutnya lebih berhati-hati untuk tidak mudah tergiur membeli daging ayam yang diduga mengandung zat pewarna tesktil tersebut. Sebab, jika dikonsumsi terus menerus, dalam jangka panjang akan menyebabkan kanker usus.
(Sumber: instagram.com/@elizabeth.zenifer)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam