Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Telinga memiliki semacam lapisan lilin di bagian dalamnya. Lapisan ini berfungsi untuk menahan kotoran masuk lebih dalam. Dengan adanya lapisan tersebut, kotoran akan menempel.
Namun ada kalanya jumlah kotoran yang menempel sangat banyak. Bahkan menumpuk dan membuat si kecil jadi tak nyaman dan bisa membahayakan kondisi telinganya. Ada tiga tanda yang terlihat jelas saat telinga si kecil sudah dipenuhi kotoran atau serumen.
Pertama, anak merasakan nyeri pada telinga. Kedua, ia berulang kali menarik telinganya. Lalu ketiga dan yang paling sering adalah si kecil sampai memasukkan jari ke liang telinga.
Jika muncul ntuk membersihkan telinga anak, jangan langsung menggunakan cotton bud untuk membersihkannya. Perlu diketahui kalau telinga manusia memiliki mekanisme untuk membersihkan diri sendiri. Menggunakan cotton bud malah bisa membuat kotoran masuk lebih dalam dan meningkatkan risiko luka.
Lebih baik menggunakan kain lembut yang telah dibasahi sedikit dengan air untuk membersihkan telinga. Tak perlu terlalu dalam, hanya bagian yang bisa digapai saja. Apabila memang kotoran terlihat banyak dan menggangu si kecil, sebaiknya dibawa ke dokter telinga, hidung dan tenggorokan.
Nantinya dokter akan membersihkan dengan cairan dan alat khusus. Jangan sampai niat membersihkan malah jadi melukai telinga si kecil. Berkonsultasi dengan dokter THT adalah yang paling tepat.
Sumber: Aditya Eka Prawira/ Liputan6.com
Advertisement

Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym



5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol