7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Pesona Bawah Laut Sulawesi Selatan
Dream - Provinsi Sulawesi Selatan memiliki potensi pariwisata yang begitu besar. Bentang alam yang menawan membuatnya laik menjadi destinasi wisata andalan.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno berencana mengembangkan travel pattern (peta perjalanan) bagi wisatawan. Ini untuk meningkatkan kualitas pariwisata dan ekonomi kreatif di Provinsi Sulawesi Selatan.
" Saya akan menjadwalkan kunjungan ke Sulawesi untuk mencari travel pattern, kalau mendarat di Maros pergerakan wisatanya akan ke mana, pasti tentunya ke Makassar dulu, karena menginapnya di sana, tapi bergeraknya seperti apa kita ingin tahu. Sehingga, nanti bisa kita dokumentasikan dan kita promosikan," ujar Sandiaga, melalui keterangan tertulis.
Travel pattern tidak hanya dapat memberikan pengalaman lebih bagi wisatawan. Tetapi dapat mewujudkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.
Hal ini sejalan dengan dengan tren wisata ke depan yang cenderung bersifat personalize, customize, localize, dan smaller in size. Sandiaga menjelaskan customize yang dimaksud wisata minat khusus, mereka datang ke destinasi karena keinginan yang khusus.
Sedangkan personalize di mana wisatawan datang dengan keluarga. Localize jarak kunjungan antara tempat tinggal ke destinasi tujuan maksimal 200 hingga 300 km.
" Terakhir smaller in size, memang dari segi kuantitas lebih sedikit dibandingkan sebelum pandemi, tapi kualitas dan dampaknya terhadap lingkungan akan lebih baik. Jadi lebih quality and sustainability," kata Sandiaga.
Sulawesi Selatan sebagai pintu gerbang kawasan timur Indonesia memiliki kekayaan alam serta warisan budaya yang luar biasa. Banyak destinasi yang menjadi wisata unggulan bahkan mendunia, seperti Pantai Losari, Benteng Rotterdam, Taman Laut Takabonerate, Pantai Tanjung Bira, Wisata Pallawa, dan lainnya.
Dengan pengembangan travel pattern diharapkan potensi wisata yang ada di Sulawesi Selatan bisa saling terintegrasi. Sehingga mampu menghasilkan multiplier effect bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Sulawesi Selatan.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?