Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, terus menggenjot wisata halal meski sedang pandemi. Dia menilai pariwisata halal berpotensi besar mendorong pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif.
Sandiaga menegaskan komitmennya tidak akan kendur dalam menggenjot wisata halal. Menurut dia, potensi yang sangat besar ini tidak boleh disia-siakan begitu saja.
" Apalagi penduduk Indonesia ini mayoritasnya muslim, jadi lebih mudah untuk melebarkan segmentasi pasar," ujar Sandiaga pada Weekly Press Briefing, Senin sore, 20 September 2019.
Sandiaga beranggapan apabila wisata halal ini dapat berjalan lancar, tidak hanya masyarakat domestik saja yang akan berkunjunn namun juga wisatawan mancanegara.
" Wisata halal ini nggak main-main, selain restonya bersertifikasi halal, akan disediakan masjid untuk mempermudah wisatawan yang ingin beribadah," lanjut Sandiaga.
Dalam konsep wisata halal, sektor kuliner diharuskan terjamin kehalalannya yang dibuktikan melalui sertifikat halal. Selain itu, destinasi wisata dilengkapi tempat ibadah sehingga muslim yang sedang berwisata tetap merasa aman dan nyaman meski di tengah pandemi.
" Varian baru akan terus datang dan terus bermutasi. Langkah yang kita ambil adalah terus berjalan dan tetap waspada dengan mematuhi protokol kesehatan yang ada," jelas Sandiaga.
© Dream
Lebih lanjut, Sandiaga menjelaskan masyarakat harus terbiasa hidup berdampingan dengan covid-19. Jika terus takut, maka masyarakat akan kalah dari Covid-19.
Yang terpenting, kata Sandiaga, masyarakat harus bisa menjaga imunitas, higienitas diri, dan terus mengikuti standarisasi protokol kesehatan.
" Apalagi sekarang ada aplikasi peduli lindungi yang bisa diakses dari mana saja, yang bisa bantu tekan penularan,” imbuh Sandiaga
Menutup pernyataannya, Sandiaga menekankan untuk terus patuh dengan peraturan. Juga terus mengingatkan masyarakat untuk tidak lupa mengunduh aplikasi PeduliLindungi.
" Semoga dengan penggencaran wisata halal dapat membantu kita keluar dari krisis ekonomi, dan memajukan pariwisata Indonesia hingga ke kancah luar negeri," harap Sandiaga.
Laporan : Delfina Rahmadhani
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli


Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
