7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Shutterstock.com)
Dream - PT Angkasa Pura II (Persero) menyiapkan sejumlah fasilitas baru di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Ini sebagai persiapan menghadapi berjalannya kebiasaan baru atau new normal di tengah pandemi Covid-19.
Presiden Direktur AP II, Muhammad Awaluddin, mengatakan tujuan utama dari layanan ini adalah membantu penumpang untuk selalu mengutamakan kesehatan. Pihaknya menyediakan layanan ritel agar penumpang mudah mengakses perlengkapan perlindungan diri.
" Para prinsipnya kami ingin agar alat pelindung diri seperti masker, hand sanitizer, face shield, sampai dengan obat kumur antiseptik dapat dengan mudah didapat di bandara-bandara PT Angkara Pura II," ujar Awaluddin.
Awaluddin mengatakan fasilitas pertama yang kini tengah disiapkan adalah vending machine untuk menjual APD. Mesin ini akan menyediakan masker, face shield, antiseptik mulut, serta sarung tangan.
© Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Shutterstock.com)
Layanan kedua yaitu digital wayfinding atau mesin peta digital. Mesin ini disediakan di terminal penumpang, berfungsi sebagai media e-commerce untuk pemesanan APD dan obat-obatan.
" Sebanyak 21 digital wayfinding ada di Bandara Soetta dan akan ditingkatkan kemampuannya dari saat ini berfungsi menunjukkan area-area di terminal, menjadi juga bisa digunakan untuk pemesanan APD atau obat-obatan, untuk kemudian diantar ke pemesan," kata dia.
Selain itu, juga disediakan health center untuk melakukan rapid test maupun PCR test bagi calon penumpang. Tidak ketinggalan layanan medical check up serta menyediakan produk kesehatan maupun farmasi.
Health center ini diadakan atas kolaborasi antara AP II bersama maskapai dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kementerian Kesehatan. Tujuan utamanya yaitu menekan risiko penyebaran Covid-19 lewat tes yang digelar di bandara.
Bandara Soetta ditetapkan sebagai tempat peluncuran pertama tiga fasilitas tersebut. Selanjutnya, seluruh bandara akan memiliki fasilitas yang sama secara bertahap.
Sumber: Liputan6.com/Pramita Tristiawati
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?