6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Ruang Tamu Berdesain Hangat (Foto: Shutterstock)
Dream - Menata ruang tamu seringkali membuat kebingungan. Beberapa orang menaruh banyak dekorasi dan furnitur agar tampak megah. Maksud hati ini ingin menampilkan kesan mewah pada tamu yang datang, tapi justru sebaliknya.
Penataan ruang tamu yang belebihan malah akan mengurangi aspek estetika dan kenyamanan. Jill Clements, seorang konsultan interior berbagi tips bagaimana menata ruang tamu agar terasa hangat, pas, dan tentunya nyaman bagi tuan rumah maupun tamu yang nyaman.
" Ruang tamu jadi tempat yang harusnya menonjolkan kesan hangat dan nyaman bagi tamu yang datang. Tak perlu mewah dan megah, cukup simpel saja dan pastikan berikan sentuhan personal yang sangat menggambarkan penghuni rumah," ungkap Clements.
Penting untuk menatanya dengan pas. Hindari melakukan tiga hal ini saat mendekorasi ruang tamu.
© Dream
Penempatan furnitur adalah kuncinya. Banyak orang terlalu berlebihan dalam menempatkan furnitur. Meja dan kursi yang dipasang berukuran besar atau jumlahnya sangat banyak. Padahal ruangan menerima tamu tak begitu besar.
Selalu pertimbangkan skala, tema ruangan dan kenyamanan saat memilih furnitur. Jika memang ruang tamu tak begitu besar, carilah furnitur yang sesuai. Tak perlu terlalu besar dan banyak.
© Dream
Penting untuk menyatukan tema dalam tiap ruangan di ruang di rumah, termasuk ruang tamu. Terutama jika ruangan dirumah tak memiliki pembatas tembok. Menyatuka teman akan membuat unsur artistik yang lebih menonjol dan lebih sedap di pandang mata.
© Dream
Menaruh karya seni dalam ruangan seperti menaruh nyawa. Jika ruangan hanya terdapat furnitur, tanpa dekorasi yang bernuansa seni, cenderung terasa dingin dan kaku. Karya senin bisa berupa kain etnik, lukisan, ukiran atau mungkin gambar poster kontemporer bernuansa modern.
Sumber: Homes to Love
© Dream
Dream - Gaya penataan interior ala scandinavian kini banyak diadaptasi di berbagai negara, termasuk Indonesia. Hal ini karena penataannya yang sederhana, menenangkan dan bernuansa hangat.
Bagi Sahabat Dream yang suka dengan gaya interior minimalis tapi tidak kaku, scandinavian interior bisa jadi pilihan. Coba saja aplikasikan tiga gaya dekorasi ini di rumah dan sesuaikan dengan kebutuhan.
- Jendela putih

(Foto: Unsplash)
Warna-warna monokrom seperti putih, hitam dan abu-abu jadi warna dominan interior scandinavian. Jendela berperan besar. Untuk bingkai jendela, pilih warna putih. Begitu juga tirai tipisnya. Hal ini untuk memaksimalkan pencahayaan alami dalam rumah.
© Dream
- Furnitur unik dan simpel

(Foto: Unsplash)
Dalam memilih furnitur, usahakan yang berdesain sederhana namun unik. Gaya furnitur akan membuat ruangan jadi lebih berkarakter. Tak perlu banyak detail rumit, yang terpenting adalh fungsional.
- Tumbuhan jadi karya seni

(Foto: Unsplash)
Tempatkan tumbuhan hijau di pot atau wadah yang unik. Taruh di sudut rumah atau yang selalu jadi fokus penglihatan. Rumah yang didominasi warna monokrom jadi akan lebih hidup dengan hadirnya tumbuhan hijau. Pastikan saja meletakkannya dengan pertimbangan estetik.
Sumber: Purewow
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya