Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi/ Shutterstock
Dream - Mungkin hanya sedikit Sahabat Dream yang mengetahui jika tanggal 27 September diperingati sebagai Hari Pariwisata Dunia. Tanggal tersebut ditetapkan sebagai World Tourism Day sebagai penanda ditandatanganinya Statuta Organisasi Pariwisata Dunia di bawah naungan PBB (UNWTO) pada tanggal 27 September 1970.
Namun penetapan World Tourism Day baru diputuskan 10 tahun kemudian atau pada 27 September 1980.
Alasan 27 September ditetapkan sebagai Hari Wisata Dunia juga dilatarbelakangi keyakinan UNWTO percaya tanggal tersebut ada masa akhir musim turis yang tinggi di belahan bumi utara dan awal musim wisata di belahan bumi selatan. Di dua momen itulah pariwisata menjadi topik yang menarik bagi banyak orang di seluruh dunia, khususnya para pelancong dan mereka yang bekerja di sektor pariwisata.
Sebagai negara yang didaulat Forbes sebagai Negara Terindah di Dunia Tahun 2022, Indonesia juga tak mau ketinggalan memperingati World Tourism Day. Banyak event wisata besar yang sayang dilewatkan khususnya untuk Sahabat Dream yang mengaku sebagai traveler sejati.
Nah apa saja event yang bisa kamu datang di Hari Pariwisata Dunia 2022, berikut daftarnya:
The 2nd Tourism Working Group Meeting
Pada 23 September 2022 nanti, atau dua hari lagi, Indonesia mendapat kehormatan untuk menjadi tuan rumah dari pertemuan The 2nd Tourism Working Group Meeting. Digelar di Bali, event ini sekaligus turut memeriahkan terpilihnya Indonesia sebagai presidensi 20 Kelompok Negara Besar Dunia atau G20.
Setelah event pertama digelar di Labuan Bajo, pertemuan kedua di Bali ini akan mendengarkan penyampaian pendapat dari negara anggota G20 hingga best practice dalam menghadapi isu di Bali Guidelines.

Tourism Ministerial Meeting
Masih berlangsung di Bali, Indonesia pada 26 September akan menggelar event acara lanjutan G20 berupa pertemuan para menteri pariwisata (Tourism Ministerial Meeting) untuk menyepakati penyusunan Bali Guideliness, sebagai kontribusi G20 dalam pemulihan ekonomi global di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Puncak Perayaan Hari Pariwisata Dunia
Puncak dari perayaan Hari Pariwisata Dunia akan dilakukan di Bali di tanggal 27 September, dengan tema ‘Rethinking Tourism’. Sejumlah pakar ternama dari beragam pemangku kebijakan akan berdiskusi dari pertemuan “ Rethinking Tourism as a Key Element on Recovery”,
Diskusi bertema “ The Tourism We Want” yang akan dipimpin oleh perwakilan sektor pariwisata Bali.
Dalam memperkuat perayaan dan pesan utama dari World Tourism Day, negara-negara anggota UNWTO juga akan diundang pada hari tersebut.
Tak hanya itu, Kemenparekraf juga membuat serangkaian program Road to World Tourism Day 2022 yang diisi pelbagai kegiatan seperti seminar, lomba, bakti sosial, bersih sungai, dan penghijauan.
Aneka Event Daerah

Selain event di atas, selama bulan Sepember ini akan banyak sekali event unik di berbagai daerah di Indonesia.
Di antaranya, Festival Kota Lama, Festival Budaya to Berru, Rang Solok Baralek Gadang, Balikpapan Fest, Festival Batanghari, dan Makassar Jazz Festival.
(Sah, Sumber: Wonderful Indonesia)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya