Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Ibu Hamil (Foto: Shutterstock)
Dream - Menjalani kehamilan berarti tubuh akan sangat berubah drastis. Terutama bagian perut karena akan membuncit. Sederet keluhan pun muncul, seperti pusing, mual mudah lelah, sering buang air kecil hingga gangguan pencernaan.
Lalu keluhan apa yang paling sering dialami oleh ibu hamil? Sebuah penelitian bertajuk " Functional Bowel Disorders in Pregnancy" dilakukan oleh Profesor Scott Graziano dari Departemen Obstetri dan Ginekologi Universitas Loyola, Chicago Stritch School of Medicine.
Ia dan timnya meneliti 170 ibu hamil. Hasilnya 72 persen mengaku mengalami masalah gangguan pencernaan. Gangguan berupa sembelit, kembung, infeksi usus besar dan diare paling banyak dialami pada masa trimester pertama, sedangkan 61 persennya lagi mengalami gangguan pada trimester ketiga.
Organ pencernaan mengalami gangguan selama kehamilan karena adanya perubahan fisik dan hormon pada ibu hamil. Hormon seperti estrogen dan pembesaran rahim dapat mempengaruhi pergerakan usus. Selain itu, vitamin kehamilan juga menyebabkan sembelit karena tingginya kandungan zat besi. Pola makan yang berubah semasa hamil tentu akan memberi dampak pada organ pencernaan.
Gangguan pencernaan bukan berarti tidak dapat diatasi. Berikut ini merupakan beberapa cara untuk menangani gangguan pencernaan saat hamil.
Konsumsi Cairan
Perbanyak konsumsi cairan mulai dari air hingga jus buah sebanyak mungkin. Namun, hindari produk jus kemasan yang berkadar gula tinggi karena bisa membuat bayi menjadi besar dan membuat kadar gula dalam darah melonjak.
Serat
Pastikan untuk mengonsumsi makanan kaya akan serat. Serat berperan penting dalam melancarkan sistem pencernaan. Perbanyak konsumsi buah, gandum, sereal dan sayuran. Idealnya, ibu hamil harus mengonsumsi setidaknya 28 gram serat perhari.
Olahraga
Hamil bukan berarti tidak berolahraga. Lakukan aktivitas fisik yang bersifat ringan setiap hari, seperti dengan memperbanyak berjalan kaki di rumah. Anda juga bisa mengikuti berbagai senam hamil. Olahraga merupakan kunci utama dalam membasmi sembelit.
Porsi sedikit
Mengurangi porsi makanan selama hamil dapat mengurangi gangguan kehamilan seperti morning sickness, gangguan pencernaan serta sensasi perih dan panas pada dada (heartburn). Bagi ibu hamil, makan dalam porsi sedikit tapi sering memang lebih dianjurkan.
Laporan Annisa Mutiara
Sumber: Momjunction
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?