Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Salah Satu Koleksi Busana Rancangan Mel Ahyar. / Foto: Alfi Salima Puteri
Dream - Menyambut Hari Raya Idul Fitri, Le Meridien Hotel Jakarta menggandeng Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI) mempersembahkan sebuah pagelaran busana bertajuk “ Raya Collections 2022”.
Acara yang diselenggarakan di Sasono Mulyo Ballroom, Le Meridien Hotel Jakarta, pada Jumat 22 April 2022 ini, dimeriahkan oleh 11 desainer ternama Indonesia, yakni Ivan Gunawan, Sebastian Gunawan, Ghea Pangabean, Mel Ahyar, Chossy Latu, Eridani, Denny Wirawan, Amanda Janna, Danny Satriadi, Priyo Oktaviano, dan Era Soekamto.
Para desainer tersebut menampilkan koleksi busana yang dikemas dalam perpaduan unik dan menampilkan ciri khas daerah-daerah di Indonesia, seperti desain rancangan Sebastian Gunawan bertajuk " The Story of VOTUM Heritage."
Dalam visualnya, mereka menghadirkan ragam busana print yang variatif sebagai jawaban atas kebutuhan mode di masa kenormalan baru. Rangkaiannya terinspirasi dari kultur suku Dayak dan Toraja dengan ciri khas garis-garis organik dari pola pakis dan barana berpadu motif geometris pa’dadu.

Pertunjukan berlanjut dengan menampilkan rancangan Ghea Panggabean yang bertajuk " Ke(m)BALI" . Rangkaiannya diceritakan terinspirasi dari keindahan budaya dan tradisi Bali.
Mel Ahyar bercerita bahwa dirinya terinspirasi untuk memaknai arti kata " Id" dari Idulfitri yang berarti kembali. Melalui koleksinya, Mel Ahyar ingin mengajak untuk kembali pada kebiasaan menggunakan kain tradisional dalam berpakaian.

Selanjutnya, ada GHEA Resort by Amanda Janna yang bertujuan untuk melestarikan alam dan budaya Indonesia melalui produk-produk fashion dan aksesoris, serta home essentials. Tema kali ini adalah ‘Borneo’ yang mengangkat Gajah Borneo Pigmy yang terancam punah , tenun ikat Kalimantan dan suku asli Kalimantan yaitu suku Dayak.

Dengan koleksi ‘Borneo’ ini, Amanda & Janna bertujuan untuk melestarikan warisan budaya Indonesia yang beragam, khususnya budaya asli Dayak, serta menciptakan kembali dan melanjutkan warisan 40 tahun ibu mereka GHEA dalam menerjemahkan warisan budaya Indonesia menjadi mode modern.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya