Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Beauty On Canvas Exhibition 2018 (Cynthia Amanda Male/Dream)
Dream - Makeup ternyata belum cukup membuat wanita merasa cantik. Meski wajah telah dipoles beragam item kosmetik, perasaan minder tetap saja ada. Hal ini karena beauty standard beraneka ragam dan tidak dapat dipenuhi secara bersamaan.
Untuk memberdayakan kecantikan yang dimiliki setiap wanita, Plaza Indonesia bersama beauty influencer, Ucita Pohan menggelar Beauty On Canvas Exhibition 2018.
Lizzie Parra, Agnes Oryza, Putricaya, Uchita Pohan, Sarah Ayu dan tujuh influencer lain memamerkan hasil lukisan mereka yang menggambarkan arti kecantikan di atas canvas, dengan menggunakan makeup tools.

" Perempuan biasanya kurang percaya diri dan suka membandingkan dirinya dengan orang lain. Jadi, lewat acara ini kita berkolaborasi dengan 12 beauty vlogger yang mengekspresikan arti kecantikan menurut mereka sendiri lewat kanvas," ujar Ucieta di Plaza Indonesia, Selasa 10 April 2018.
Ke-12 beauty influencer dipilih tak hanya menyoal konten kecantikan, melainkan menginspirasi banyak orang dengan kepribadian mereka.
“ Mereka itu more than just makeup dan skincare, tapi banyak yang bisa dibagikan dan hasil lukisannya pun berbeda-beda. Tergantung tema dan peralatan yang dipakai oleh para influencer,” tuturnya.
Lukisan ini memakan waktu satu bulan dari proses meeting hingga pengiriman lukisan. Ucita mengaku, pameran ini dibuat bukan untuk mengejar target pengunjung, melainkan bisa menginspirasi para wanita dan membuat mereka mampu menyebarkan aura positif.

Sebagai dukungannya terhadap acara ini, Lizzie Parra menuangkan pesan bahwa kecantikan harus diimbangi dengan sikap yang baik kepada Tuhan dan sesama.
Kemudian Agnes Oryza menggambarkan pesan bahwa wanita harus menerima dan mencintai diri sendiri. Sedangkan Ucita menggambarkan bahwa wanita harus menerima, mensyukuri dan merawat diri.
“ Aku bukan seniman yang biasa menuangkan sesuatu di kanvas. Aku cari inspirasi dan referensi lewat teman-temanku. Dan akhirnya, menyalurkan perasaan yg ingin disampaikan di atas kanva," tutur Ucita.
© Lizzie Parra (Rizki Astuti/Dream)
Dream - Nama Lizzie Parra sudah tidak asing di kalangan beauty enthusiast. Wanita yang dikenal sebagai beauty influencer sekaligus makeup artist (MUA) profesional ini sudah lama terjun di dunia kecantikan
Bahkan kecintaannya pada dunia riasan mengarahkan wanita yang akrab dengan sapaan Icil ini untuk memiliki brand kosmetik sendiri. Brand tersebut adalah By Lizzie Parra (BLP) Beauty.

Sebelum menjadi beauty influencer, Icil mengaku pernah bekerja selama 2,5 tahun di sebuah perusahaan produk nutrisi dan kecantikan. Pengalaman bekerja tersebut mendorong Icil memutuskan mengambil jalan lain, menjadi MUA.
" Dari kerja 2,5 tahun di perusahaan itu, aku sadar kecintaanku di make up, dan membuatku ingin terjun langsung ke dunia MUA," tutur Icil di Kuningan, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Menjalani profesi sebagai MUA dalam rentang waktu 2011-2015, wanita ini ingin memberikan kontribusi lebih bagi orang-orang di sekitarnya. Alhasil, dia mendirikan brand BLP Beauty.
" Di 2015 aku pakai budget sendiri buat nyari pabrik-pabrik pemroduksi makeup. Akhirnya ada pabrik yang mau sehingga setelah satu tahun di-develop, terciptalah BLP Beauty," jelas Icil.
© Instagram
Dream - Meski cukup baru di dunia makeup, BLP Beauty ternyata mendapat sambutan positif. Icil mengaku kaget mengetahui antusiasme make up junkies pada produknya. Bahkan salah satu varian lipgloss miliknya, ludes terjual secara online.

Meski memiliki brand sendiri, bukan berarti Icil tak mau menggunakan merek lain. Dia mengaku tetap memberikan dukungan kepada brand-brand lainnya.

" Saat saya jadi Icil founder BLP Beauty, saya harus berusaha supaya BLP terus berkembang tapi jangan sampai menjatuhkan brand lain," tegasnya.
Menjalani profesi sesuai passion membuat Icil merasa selalu senang. Dari usaha kecilnya, Icil kini mampu membuka toko offline BLP Beauty pertama di Lotte Shopping Avenue.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya