AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
(Foto: Instagram Itang Yunasz)
Dream - Perjalanan Itang Yunasz di dunia fashion tak perlu diragukan lagi. Berawal dari lomba, hingga menimba ilmu hingga ke Italia. Akhirnya, desainer kondang ini berhasil merebut hari pecinta fashion di seluruh penjuru Indonesia.
Membulatkan tekad di awal tahun 1986, Itang mengawali karier dengan merancang pakaian terbuka. Kala itu, hampir seluruh rancangannya didominasi busana panggung dengan siluet terbuka, transparan dan banyak memperlihatkan bagian tubuh.

Pria 59 tahun ini berkisah, bahkan dulu sangat senang melihat istrinya berbelanja rok mini saat ke luar negeri. Tak disangka, kehadiran anak kedua mengubah keputusan kariernya.
Saat itu, Itang mantap untuk membuat pakaian yang lebih santun dan tertutup.
" Istri saya bilang, ‘Yah saya mau berhijab, tolong buatkan baju yang tidak seperti di Arab. Mau yang tetap fashion’. Dan ketika berumur 40 tahun, saya sadar. Tuhan bilang, kita harus siap-siap,” ungkapnya di Jakarta Convension Center, Jumat lalu.

Perkembangan modest fashion, banyak menginspirasi Itang untuk membuat koleksi pakaian yang semakin Islami. Dorongan untuk mendesain modest wear makin kuat, setelah mendapat kesempatan untuk show di Amerika.
“ Hijab sudah menjadi sesuatu yang bisa diterima di dunia. Mungkin, karena dunia porak-poranda, jadi harus ada yang menenangkan. Amerika pun takut dengan hal itu. Saya pun tidak ingin mempropagandakan wanita. Saya pikir apa yang mau dibawa setelah mati?” tuturnya.

Selama di sana, Itang tak ragu untuk memperkenalkan hijab dalam sentuhan kain etnik Indonesia. Ayah 2 anak ini percaya diri memperkenalkan batik ke mata dunia.
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli