Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
�© MEN
Dream - Pemerintah Jepang bakal memperkenalkan sistem elektronik visa (e-visa). Ini untuk memudahkan pengurusan visa bagi para traveler yang ingin berkunjung ke Negeri Sakura itu.
Dikutip dari Asia One, kebijakan ini baru diberlakukan pada April 2020. Langkah ini dijalankan sebagai upaya untuk meraih target jumlah wisatawan asing datang ke Jepang mencapai 60 juta orang per tahun pada 2030.
Traveler asal China bakal menjadi yang pertama mendapatkan fasilitas ini. Sebab, menurut data Kementerian Luar Negeri Jepang, sebanyak 60 persen dari total visa yang diterbitkan sepanjang 2017 adalah untuk wisatawan asal Negeri Tirai Bambu, seperti dilaporkan Japan Times.
Selain untuk wisata, Jepang juga berencana memasukkan visa lain dalam sistem online yang baru nanti.

Untuk pengurusan, Pemerintah Jepang bakal melibatkan biro perjalanan yang resmi. Biro perjalanan ini bertugas membantu calon pengunjung untuk mendaftar secara online.
E-visa ini dinilai mempermudah proses aplikasi sekaligus mengurangi beban kerja di departemen diplomasi dan kontrol imigrasi. Ini mengingat pekerjaan penerbitan visa diprediksi bakal semakin padat jelang Olimpiade Tokyo 2020.
Channel News Asia melaporkan untuk wisatawan asal Malaysia, Hong Kong, Korea Selatan, Singapura, dan Amerika Serikat, visa akan diberikan begitu mereka tiba di Jepang.
Tahun ini, jumlah pengunjung ke Jepang diperkirakan mencapai 30 juta. Jumlah tersebut bakal mencatatkan rekor wisatawan terbanyak yang datang ke negara akrab dengan bencana alamnya ini.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan