7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Natasha Rizky (foto: Instagram Natasha Rizky)
Dream - Membawa anak-anak saat untuk traveling ke luar negeri pastinya penuh tantangan. Natasha Rizky, dan sang suami, Desta, termasuk orangtua yang sering membawa anak balitanya untuk jalan-jalan ke luar negeri.
Tapi hal tersebut bisa diatasi dengan perencanaan yang baik dan detail. Hal yang tak kalah penting adalah menjadi tim yang kompak dengan suami.
" Aku sudah dari kecil sih biasain karena kan aku tuh sama Desta orangnya suka traveling. Jadi gak mungkin kalau kita pergi selalu berdua, kan pasti bawa anak-anak juga," kata Natasha saat ditemui di mal Kota Kasablanka beberapa waktu lalu.
Membiasakan anak-anaknya untuk bepergian jauh, dilakukan Natasha untuk melatih mereka agar tidak takut. Menurutnya, traveling dapat menjadi sarana pembelajaran anak agar lebih mudah beradaptasi.
© Dream
Ibu dari Megumi, Mishka, dan Miguel ini memberikn beberapa tips agar tidak kerepotan mengajak anak saat berwisata. Salah satunya adalah menentukan tempat penginapan yang strategis.
Natasha menyarankan untuk mencari tempat penginapan dekat pusat perbelanjaan atau pusat hiburan. Siasat ini bertujuan, agar tidak perlu susah payah naik kendaraan jika membutuhkan sesuatu.
" Jadi kita gak perlu jauh-jauh harus naik transportasi lagi ke sana apalagi kita bawa anak kan rempong, bawaan banyak. Manfaatkan lokasi yang strategis," tuturnya.
© Dream
Kebiasaan membawa anaknya sejak kecil, membuat Natasha belajar, ketika membawa bayi akan lebih baik jika menggunakan tur. Dengan tur, kita tak perlu repot lagi mencari transportasi umum ketika ingin berpindah lokasi. Bus pastinya sudah disediakan.
" Kalau yang masih bayi kan bawa stroller, berat juga kalau gendong segala macem. Lebih enak sih kita kalau pakai tur karena ada busnya," kata Natasha.
Membawa anak-anak traveling, menurut Natasha adalah sebuah momen yang tak bisa tergantikan. Menurutnya, momen ketika anak-anak masih kecil tidak akan bisa diulang. Oleh karena itu, tidak ada salahnya berwisata ke negara lain demi menciptakan memori yang tak terlupakan.
Laporan: Keisha Ritzska Salsabila
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?