Sabtu, 17 Oktober 2026 Cari

Kak Seto: Marak Pedofilia, Orangtua Jangan Abai

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Sabtu, 18 Maret 2017 12:05
Kak Seto: Marak Pedofilia, Orangtua Jangan Abai
Menurut kak Seto, anak-anak yang menjadi korban ataupun pelaku, biasanya dalam kondisi yang tidak mendapat perhatian secara penuh.

Dream - Media sosial kini banyak dimanfaatkan para pedofilia untuk mencari korban dan berbagi 'informasi' demi melampiaskan hasrat negatifnya. Seperti kasus grup Facebook Official Candy's yang berisi ribuan member yang merupakan pedofilia dari berbagai negara.

Hal ini tentu saja sangat mengkhawatirkan. Seto Mulyadi, psikolog sekaligus Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, sangat terkejut dengan adanya kasus tersebut.

" Saya cukup terkejut, ini anak masih remaja, masih SD sudah berhubungan seks," kata pria yang akrab disapa kak Seto, Jumat 17 Maret 2017.

Menurut kak Seto, anak-anak yang menjadi korban ataupun pelaku, biasanya dalam kondisi yang tidak mendapat perhatian secara penuh dari keluarganya.

" Kadang-kadang kita abai kepada orang anak yang perlu perhatian. Kita lupa kepada anak-anak yang butuh perhatian. Jadi cukup banyak anak-anak remaja yang frustasi, kita hanya tekan
pada aspek satu saja, akademik," kata dia.

Kak Seto menekankan untuk memberi perhatian penuh pada anak dan aktivitas lain yang sesuai dengan usia mereka. Bukan hanya menekankan pada sisi akademik, tapi juga memenuhi kebutuhan psikologisnya.

" Kita lupa dengan hobi, perasaan mereka. Lupa sehingga akhirnya mereka cenderung melakukan penyimpangan, apa itu narkoba, tawuran, seks bebas. Jadi ini soal hal yang sering terjadi di masyarakat yang belum terungkap," tambah dia.

Selain faktor kurangnya perhatian dari keluarga, anak-anak yang berperilaku menyimpang juga dipengaruhi oleh aspek lingkungan tempat dia tinggal atau bermain. Menurutnya, untuk
melindungi anak-anak dari perilaku menyimpang butuh kerja sama dari semua pihak.

" Jadi cukup banyak yang terjadi. Anak-anak peniru yang terbaik, korban lingkungan. Melindungi anak perlu warga sekampung, maka warga terlihat untuk mengawasi," ungkap kak Seto.

Beri Komentar