Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Foto: IFW 2020/KLY-Budy Santoso
Dream - Pagelaran fashion dan budaya terbesar di Indonesia, Indonesia Fashion Week 2020, untuk kesembilan kalinya siap kembali digelar. Bertempat di Jakarta Convention Center (JCC), event tahunan ini akan berlangsung 1-15 April mendatang.
Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) sebagai penyelenggara IFW kembali memilih Kalimatan untuk menjadi inspirasi dalam pagelaran fashion dan budaya sebagai persembahan dari Indonesia untuk dunia.
Memilih tema " Tales of the Equator-Treasure of the Magnificent Borneo" IFW 2020 ingin mengangkat budaya suku Dayak, Kutai, dan Banjar yang berasal dari Kalimantan.


" Tema ini merupakan komitmen nyata APPMI untuk mendukung kemajuan dan pengembangan promosi khasanah kekayaan budaya Indonesia," ujar Poppy Dharsono, Ketua umum APPMI dan Presiden IFW, dalam acara konferensi Press Road to IFW 2020, di Plataran Hutan Kota, Jakarta, Rabu, 12 Febuari 2020.
" Kalimantan adalah wilayah yang budayanya sangat kaya, seolah tak pernah habis untuk dijadikan inspirasi industri fashion," tambahnya.

Para desainer nantinya akan mentransformasikan ready to wear, conventional, kontemporer hingga modest fashion ke dalam karya-karya yang selain tetap mempertahankan budaya namun juga menyematkan sentuhan modern.
Koleksi dari para perancang yang nantinya akan ditampilkan di IFW 2020 dalam acara Road to IFW 2020 di antaranya, Poppy Dharsono, Naniek Rachmat, Misan Kopoka, Warwick Purser, Julie Kaimuddin, Hattaco by Rani Hatta, Wahyo Abraham, Merah Chumaero, Ida Royani, Dana Duriyatna, Vini Alya Hapsari, Katrine Sumanto, dan Aam Hamada.

Dalam mendukung gerakan Sustainable Fashion, APPMI bekerja sama dengan Indonesia Global Compact Network(IGCN) yang merupakan aliasi dari United Nations (UN).


Dengan cara mengampanyekan gerakan ramah lingkungan yang kini menjadi salah satu komitmen industri fashion tanah air.
Laporan: Shania Suha Marwan
Advertisement
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah