Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Eddie Hara Di Art Basel Hong Kong 2019 (istimewa)
Dream - Sejumlah seniman Indonesia ikut ambil bagian di ajang pentas seni dunia, Art Basel Hong Kong 2019. Dua nama di antaranya; Eddie Hara dan Agus Suwage. Mereka bergabung di galeri Nadi.
Untuk edisi ketujuh kali yang menghadirkan 242 galeri lebih dari 36 negara, Eddie Hara menyiapkan 15 karya yang ditampilkan di ajang ini. Salah satunya mengusung tema komik modern (pop art).

" Saya memang selalu ikut ajang. Karena sangat menarik. Sekaligus jadi ajang berkumpulnya para seniman dunia," ujar pemilik nama Haradityo Hadi di sela-sela opening Art Basel Hong Kong, Hong Kong Convention and Exhibition Centre, pekan lalu.
Eddie mengaku sudah menyiapkan karya yang ditampilkan ini sejak sejak November tahun lalu. " Inspirasi saya dari buku, komik dan grafiti anak-anak," kata seniman yang memiliki ciri khas menulis teks terbalik di lukisannya.
Karya tak kalah menarik juga disuguhkan Agus Suwage. Ia memamerkan lima karya lukisan tahun ini, rata-rata bertema binatang.

Agus mengaku mempersiapkan ajang ini sejak enam bulan lalu. " Saya selalu ikut ajang. Tidak persiapan khusus karena kita sudah terbiasa," ujar Agus pada kesempatan yang sama.
Cukup membanggakan bisa tampil di even semacam Art Basel. Ajang ini merupakan apresiasi tersendiri terhadap eksistensi sebagai seniman.
Menurut keduanya, seniman-seniman Indonesia tak kalah dibanding seniman mancanegara. Karya seniman Indonesia punya segmen dan pasar tersendiri di kalangan pecinta seni dunia. Dibuktikan dengan terjualnya sejumlah lukisan karya mereka oleh pecinta seni mancanegara.

" Biasanya beberapa yang kita pamerkan ini akan terjual. Pembelinya beragam, bisa dari orang Eropa atau Asia," ujar Eddie.
Kedepannya, mereka berharap akan semakin banyak seniman Indonesia yang bisa mentas di ajang seni dunia seperti Art Basel.
Advertisement

Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym



5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol