Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kebab Turki Baba Rafi Berekspansi Ke India. (Foto: Cynthia Amanda Male)
Dream – Pertumbuhan UKM di Indonesia semakin membaik dari tahun ke tahun. Bahkan beberapa produk lokal mulai dinikmati secara global.
Salah satunya adalah Kebab Turki Baba Rafi. Usaha ini berhasil mengembangkan sayap ke sepuluh negara dalam waktu kurang lebih 15 tahun.
" Mulai bisnis kebab dengan satu gerobak di tahun 2003 dan sekarang sudah punya 1300 cabang di seluruh Indonesia,” kata Adnan Rival, Brand Marcomm Kebab Turki Baba Rafi, di Jakarta, ditulis Jumat 8 Februari 2019.
Awalnya, bisnis tersebut tidak berjalan mulus. Banyak yang tidak menyukai rasa kebabnya.
" Kami coba bawa kebab turki ke sini. Awalnya nggak ada yang beli. Tapi, akhirnya dapat formula resep yang cocok dengan lidah Indonesia,” kata dia.
Ini juga terjadi di negara lain. Hal ini menyebabkan rasa kebab turki berbeda-beda di setiap negara. Franchise Development Kebab Turki Baba Rafi, Syamsir, mengatakan contohnya Belanda. Di negara itu, masyarakatnya lebih suka makan sayur daripada daging.
“ Jadi, kami mengikuti taste negara tujuan, di Belanda kebabnya lebih banyak sayur. Kami juga mengambil menu khas negara tujuan,” kata dia.
Syamsir mengatakan Kebab Turki Baba Rafi ingin fokus memperbanyak cabang di Asia. Dia optimistis Asia lebih mudah menerima rasa kebabnya.
“ Terutama, di India yang penduduknya sangat banyak dan basic-nya rempah,” kata dia.
Kedepannya, kebab turki asal Indonesia ini akan terus melebarkan sayapnya di berbagai negara di Asia dan membuka cabang di daerah.
" Kami sedang fokus ke kota di daerah, seperti Semarang, Solo dan lain-lainnya. Kami juga bekerja sama dengan Pertamina untuk cabang di SPBU atau rest area,” kata dia.
Perkataan Syamsir disepakati oleh Master Franchise India—perusahaan ini akan membuka cabang Kebab Turki Baba Rafi di India, Abishek Singh.
" Kebab merupakan jenis makanan yang umum di India. Banyak juga toko yang menjual kebab. Tapi, belum ada yang menjual berbagai varian kebab seperti Kebab Turki Baba Rafi. Menu seperti 'Black Kebab' belum ada di sana," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya