8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Teknologi kedokteran saat ini berkembang dengan sangat pesat. Prosedur pengobatan yang mungkin tak pernah terpikirkan sebelumnya, mulai banyak dikembangkan dan hasilnya sangat menjanjikan. Salah satunya adalah fetal treatment atau fetal surgery.
Kasus yang mungkin pernah Sahabat Dream dengar yaitu meninggalnya salah satu janin Marissa Nasution. Diketahui Marissa hamil anak kembar dan menjalani fetal surgery. Sayang salah satu janinnya tak tertolong, sementara janin lainnya mampu bertahan.
Prosedur tersebut dijalani Marissa di Singapura. Sebenarnya di Indonesia, ada rumah sakit pemerintah yang dokter-dokternya memiliki kemampuan mumpuni terkait fetal treatment tersebut. RS tersebut juga jadi salah satu rumah sakit rujukan, yaitu RS Ibu dan Anak Harapan Kita.
Informasi penting ini diungkapkan oleh dokter Kartika Hapsari SpOg di laman Facebooknya. Ia juga mengungkap kalau fetal treament ini bisa memberi perawatan yang lebih menyeluruh pada janin yang mengalami kelainan atau kehamilan yang bermasalah.
" Kelainan kongenital atau kelainan bawaan pada janin bila sudah terjadi tidak bisa kita hindari, tetapi harus kita hadapi. Kasus kelainan kongenital janin bisa terjadi pada siapapun juga, dengan ANC atau ante natal care yang baik dan USG screening yang dilakukan oleh dokter kompeten di bidangnya maka kelainan kelainan ini dapat dideteksi saat janin masih didalam kandungan," ungkap dokter Kartika.
Fetal treatment/ surgery sendiri merupakan terapi bedah untuk memperbaiki kelainan bawaan pada janin sebelum dilahirkan. Tindakan koreksi/pengobatan dilakukan saat janin masih berada di dalam kandungan ibu. Dengan menggunakan alat-alat berteknologi khusus, prosedur bedah bisa mengoreksi kelainan janin.
Dokter yang melakukannya merupakan dokter spesialis kandungan sub spesialis fetomaternal. Salah satu contoh prosedur yang dilakukan yaitu pemasangan selang pada kantung urine janin.
" Ada kelainan pada saluran kencing janin bagian bawah mengakibatkan janin tidak bisa mengeluarkan air kencing, untungnya janin terdeteksi di usia masih sangat dini oleh dokter yang merujuknya, sehingga bisa dilakukan pemasangan pig tail yaitu suatu selang kecil khusus yang dimasukkan ke rahim ibu dari perut ibu dengan guide USG serta pembiusan lokal," ungkap dr. Kartika.
Penasaran seperti apa prosedur rumit tersebut? Tengok saja dalam video di link berikut.
Sumber: Dokter Kartika Hapsari
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian