Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Ilustrasi (Sumber: Resepmasakan-sunda.blogspot.com)
Dream - Kelezatan ragam kuliner khas Indonesia siap mendunia. Pada 28-29 Mei mendatang, sajian-sajian nusantara akan disuguhkan Chef Degan Septoadji Supriyadi berkolaborasi dengan Chef Gede Susila di ajang spektakuler, 'Indonesia Weekend'.
Meskipun masakan Indonesia belum dapat menyamai kepopuleran masakan China atau Thailand, tapi Chef Degan optimistis masakan Indonesia dapat cepat diterima lidah orang-orang Eropa.
" Dari sisi kuliner, masakan Indonesia belum terlalu terkenal. Tapi saya percaya semua itu akan cepat berubah karena masakan kita cukup unik," ujarnya saat ditemui di Jakarta Selatan, Selasa, 17 Mei 2016.
Berdasarkan pengalamannya saat menggelar demo masak di luar negeri, Chef Degan memutuskan untuk meracik masakan yang membawa makna dan filosofi budaya yang mendalam. Tak hanya menonjolkan unsur kelezatan dan keunikan semata, ia berharap dapat mengenalkan budaya serta sejarah masakan-masakan yang akan ia suguhkan.
Hingga saat ini, ia sudah mempersiapkan bahan-bahan untuk membuat nasi rames, nasi tumpeng dan nasi padang. Ketiga makanan ini, dinilainya sebagai sajian yang memang dibuat khusus agar dapat dinikmati bersama orang banyak.
" Kita akan ceritakan sejarah nasi-nasi itu dan akan buat juga lauk yang membuat mereka tidak takut mencoba memasak kuliner indonesia," jelasnya menambahkan.
Lewat makanan, Chef Degan ingin mengajak masyarakat Eropa merasakan langsung budaya Indonesia yang sesungguhnya. Dan dari situlah, ia berharap akan tumbuh ketertarikan untuk datang ke Indonesia dan berburu kuliner lainnya.
" Bahan-bahan untuk memasak indonesia 75 persen sudah tersedia di sana. Jadi kita tinggal membagikan filosofi tentang Indonesia melalui makanan," tutupnya.
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari