Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Lampu Dalam Rumah (Foto: Shutterstock)
Dream - Pencahayaan dapat mengubah suasana di sebuah ruangan dan bahkan memengaruhi suasana hati. Lampu dan penerangan juga penting dalam berbagai kegiatan dalam rumah. Terutama dalam kondisi sekarang, di mana aktivitas belajar dan bekerja di lakukan di rumah.
Untuk itu pastikan Sahabat Dream menggunakan bola lampu terbaik dan pas untuk tiap ruangan di rumah. Pencahayaan di ruang kerja/ ruang belajar, tentunya kebutuhannya berbeda dengan di area tidur, kamar mandi dan dapur.
Sebelum membeli bola lampu, ketahui karakteristik pencahayaan dan sesuaikan dengan kebutuhan ruangan. Panduan berikut mungkin bisa dijadikan acuan.
© (Foto: Unsplash)
Dikenal sebagai lampu penguras energi, lampu tradisional ini memiliki umur yang pendek. Harganya memang sangat murah dan bisa memberikan cahaya hangat. Ruangan pun langsung terang dalam sekejap. Bisa digunakan pada ruangan yang jarang digunakan karena penggunaannya dalam waktu lama akan membuat biaya listrik membengkak.
© shutterstock.com
Bola lampu ini mengandung sedikit merkuri, sangat populer karena efisiensi energinya. Menggunakan 75% lebih sedikit daya daripada lampu pijar. Sangat baik untuk ruang yang membutuhkan pencahayaan untuk periode waktu yang lama, itulah sebabnya kita kerap melihatnya di bandara atau rumah sakit. Perlu diingat bahwa menghidupkan dan mematikannya secara terus-menerus akan berdampak pada umurnya.
© shutterstock.com
Jika mencari bola lampu tahan lama yang tidak harus diganti dan dapat diredupkan, LED atau light-emitting diode adalah pilihan terbaik. Ini bagus untuk area yang sulit dijangkau dan tersedia dalam berbagai warna, dari putih dingin hingga hangat. Harganya memang lebih mahal dibanding lampu pijar biasa tapi tak menguras banyak daya listrik.
© Dream
Kamu bisa mengganti lampu pijar dengan halogen. Mirip dengan cahaya alami, dan hanya menguras sekitar 25% lebih sedikit energi daripada lampu pijar. Baik untuk area kamar mandi dan lorong, di mana lampu cenderung dinyalakan dan dimatikan terus-menerus.
Sumber: GoodHouse Keeping
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya