Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Berhubungan intim tentunya jadi kebutuhan suami istri. Pada masa kehamilan, aktivitas yang sebenarnya bisa membuat pasangan lebih rileks dan mendekatkan, malah bisa berdampak sebaliknya bagi ibu.
Beberapa ibu justru mengalami rasa sakit saat berhubungan seksual. Ada yang berupa nyeri, tapi ada juga mengalami sakit luar biasa. Kondisi ini tentunya sangat menyiksa dan bisa berdampak buruk pada hubungan istri.
Lalu mengapa ibu hamil bisa kesakitkan saat berhubungan intim? Yuk cari tahu penyebabnya.
Tubuh berubah
Perut bukan satu-satunya hal yang berubah selama kehamilan. Ibu juga menglami nyeri di payudara, kaki yang bengkak serta uga dapat mengharapkan puting lunak, kaki bengkak, rahim dan vagina meradang. Hal ini membuat hubungan seksual sangat tidak nyaman.
" Untuk menghindari rasa sakit, pasangan perlu berkomunikasi untuk menemukan posisi terbaik," kata Mary Jane Minkin, M.D., seorang profesor klinis di Departemen Obstetri, Ginekologi, dan Ilmu Reproduksi di Fakultas Kedokteran Universitas Yale.
Misalnya, posisi berbaring bisa menghindari tekanan pada perut, sedangkan posisi 'woman on top' memungkinkan ibu hamil mengontrol gerakan tubuh.
© Dream
Banyak wanita hamil khawatir bahwa seks akan membahayakan bayi mereka atau berdampak negatif pada kehamilan. Kecemasan ini dapat membuat otot tegang, dan otot area intim jadi sangat tegang. Efeknya adalah hubungan intim jadi menyakitkan.
© Dream
Kekeringan vagina jarang terjadi selama kehamilan. Namun, beberapa ibu mengalaminya dan ini memicu gesekan yang tidak nyaman selama hubungan seksual. Untuk mengatasi masalah tersebut, coba gunakan pelumas berbasis air dan hindari seks secara agresif.
© Dream
Dalam beberapa kasus, seks yang menyakitkan selama kehamilan dapat jadi tanda infeksi tertentu seperti servisitis, vaginitis, dan korioamnionitis. Ibu juga bisa saja mengalami radang panggul. Jika kesakitan terus dirasakan, penting untuk berkonsultasi dengan dokter dan hentikan aktivitas seksual untuk sementara.
Sumber: Parents
Advertisement

Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym



5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol