Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Melakukan Perawatan Kulit. (Source: Shutterstock)
Dream ─ Menggunakan produk perawatan kulit secara rutin saja tidak akan cukup untuk merawat kesehatan kulitmu. Jika ingin lebih optimal, kamu harus melakukan beberapa jenis perawatan kulit.
Mulai dari menggunakan produk perawatan kulit, mengonsumsi makanan yang baik untuk kesehatannya, serta berkonsultasi ke dokter kulit dan melakukan treatment anjurannya.
Salah satu perawatan kulit yang kerap dilakukan secara rutin adalah peeling. Peeling sendiri bertujuan untuk mengangkat sel kulit mati atau lapisan terluar kulitmu menggunakan bahan kimia.
Berdasarkan penuturan Dermatologis, Dhelya Widasmara, peeling terbagi lagi menjadi 3 jenis, yaitu superficial, medium peeling, serta deep peeling. Ketiganya menunjukkan kedalaman pembersihan dan perawatan yang dilakukan.

Biasanya, jenis peeling superficial akan dilakukan untuk anak berusia belasan tahun. Dalam sebuah jurnal, peeling sudah boleh dilakukan oleh anak berusia 15 tahun dengan jenis superficial untuk mengangkat lapisan terluar kulit dan tidak melakukan pembersihan terlalu dalam. Bahan kimia yang digunakan juga lebih ringan, seperti AHA.

Sedangkan untuk usia dewasa, bisa dianjurkan melakukan medium atau deep peeling dengan bahan kimia yang sesuai dengan kebutuhan kulit. Namun bagi ibu hamil dan menyusui yang ingin melakukan peeling, biasanya dianjurkan menggunakan asam glikolat dan laktat agar lebih aman.

Sebelum melakukan perawatan ini, biasanya dermatologis akan melakukan pemeriksaan atau anamnesis pada pasien. Pemeriksaan tersebut meliputi rutinitas perawatan serta jenis kulit. Sehingga, perawatan peeling yang dilakukan lebih aman dan cocok untuk kulitmu.
Pasalnya, prosedur perawatan yang dilakukan sebulan sekali ini bisa saja tidak cocok untukmu dan menimbulkan alergi. Maka dari itu, kamu harus memberikan informasi seputar kulit yang lebih detail agar hasil perawatannya bisa membuat kulitmu lebih halus serta awet muda.

Setelah pemeriksaan, wajahmu akan dibersihkan dan dilakukan pemijatan agar peredaran darah lebih lancar. Dengan dipijat, kulit pun akan lebih siap untuk perawatan selanjutnya.

Dalam unggahannya, Dhelya juga mengungkapkan bahwa peeling tidak sepenuhnya bisa menyembuhkan bekas jerawat. " Untuk menghilangkan scar itu agak susah (dengan perawatan peeling). Tapi, bisa dilakukan untuk menyamarkan bekas luka," katanya.
Beberapa prosedur yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan luka bekas jerawat lebih cepat adalah fractional laser. Selain peeling dan laser, kamu juga bisa melakukan mikrodermabrasi untuk membantu menghilangkan bekas jerawat. Jadi, Sahabat Dream tertarik untuk melakukan peeling?
Laporan: Abinsha Nurmaulida
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan